3.03.2011

That Night...The Unforgettable Night

Malam itu, Minggu 27 februari 2011 kelak menjadi suatu hari yang tidak akan susah untuk dilupakan bagi gw dan Hani.

Sore hari itu sepulang dari PIM bareng kakak gw yang mampir dulu ke rumah gw sebelum pulang ke Cibubur, gw duduk selonjoran kaki menghilangkan penat. Rencananya kami mau ke Giant untuk beli beberapa keperluan selepas shalat Maghrib.

Kakak gw barusan abis mandi dan siyap-siyap mau shalat Maghrib. Ganesha barusan selese makan dengan porsi satu setengah mangkok beling yang biasa hadiah beli detergen. Hani lagi menampung air di pergola rumah karena hari itu air PAM yang ngucur gak nyampe ke kamar mandi. Karena Maghrib, Ganesh udah buka baju, tinggal pake celana pop lusuh dan kaos singlet, siap-siap mau diseka di kamar mandi.

Dan gak disangka, detik berikutnya merubah kehidupan gw dan Hani untuk selanjutnya...


Tiba-tiba listrik jepret dan padam. Bodohnya gw sebagai tukang insinyur elektro, gw gak dapet firasat apa-apa. Spontan kami semua: gw, kakak gw, Mbaknya Ganesh dan Ganesh keluar rumah. Dan Hani pun menaikkan sekering di KWH meter. Sempat naik tapi turun lagi dan berbunyi "brrsssttt..."

Saat itulah Hani minta kami memeriksa rumah. Gw sendiri masuk ke dalam rumah. Suasana rumah sudah mulai gelap gulita. Namun di tiap kamar untungnya ada beberapa lubang ventilasi. Saat itu juga gw melihat adanya asap yang keluar dari kamar Mbaknya Ganesh, dan melihat ada sedikit cahaya dalam kamar.

Kontan gw teriak " Han, ada asap dan cahaya dari kamar Mbak. Mbaaaak, buruan ajak Ganesh keluar.."

Refleks Mbaknya Ganesh mengajak Ganesh keluar rumah bersama kakak gw. Hani dan gw masuk ke dalam rumah, Hani membuka pintu kamar Mbaknya Ganesh dan menemukan api yang sudah lumayan besar melahap spring bed di kamar mbaknya Ganesh.

Hani panik dan teriak ke gw supaya kami keluar sementara dia berusaha memadamkan api sendiri. Masuk ke kamar mandi tapi airnya gak ada. Dan gw pun spontan keluar rumah dan berteriak sekencang-kencangnya hingga semua tetangga sekitar rumah gw keluar dari rumah mereka " KEBAKARAAAAAN..." 

Para tetangga langsung berbondong-bondong menuju ke rumah gw. Ngambil air tapi keluarnya kecil. Akhirnya ada yang nyambung selang air tapi lagi-lagi juga ngucurnya dikit. Ada yang minta ijin memecahkan kaca rumah. Kakak gw sibuk mindahin mobil dia dan mobil kami.Para tetangga dekat gw mulai sibuk menyelamatkan barangnya sendiri.

Sementara gw menggendong Ganesh dan menyaksikan bagaimana api mulai membesar dan mulai menjilat apa saja yang gampang terbakar dalam rumah gw. Hani sempat masuk ke dalam rumah dan melempar apa saja yang bisa dia selamatkan antara lain tas gw, tas kakak gw, satu kotak bekas seserahan gw yang isinya macem-macem mulai dari pasport dan sebagainya. Beberapa baju Hani ada yang ikut terangkut dalam kotak itu.

Sementara kami menunggu PMK yang belum kunjung datang, dengan swadaya tetangga, sekuriti kompleks kami berusaha memadamkan api di rumah kami. Dan dalam waktu hanya sekitar 15 menit saja api sudah menjalar ke atap rumah dan mulai menggerogoti rumah tetangga kanan dan kiri gw.

Hani shock, panik, gemeteran. Sementara gw walopun hanya diam tapi sebenarnya juga shock dan gemeteran. Ganesh malah sementara diungsikan ke rumah tetangga yang agak jauhan supaya gak melihat kepanikan di malam itu.

Semuanya terjadi begitu cepat. Begitu besar kuasa Allah sehingga jika Dia ingin mengambil sesuatu, Dia bisa mengambilnya bak membalikkan telapak tangan.

Semua dokumen penting ijazah gw, akte, buku tabungan, laptop kantor Hani juga ludes terbakar. Baju-baju gw, Ganesha dan Mbaknya Ganesh yang tersisa hanya yang kami kenakan saat itu.

Untungnya sehari sebelum kejadian gw menyisihkan perangkat Ganesh : satu baju rumah dan satu piyama, satu dispo diapers dan satu handuk di satu kotak dan gw tarok di mobil. Sebenarnya agak aneh juga gw melakukan hal ini mengingat bahwa jika bepergian gw selalu membawa tas semua keperluan Ganesh lengkap.

Tapi kemudian gw bersyukur melakukan hal itu, jadi malam itu sementara yang lain sibuk memadamkan api, gw dan Mbaknya Ganesh ke mobil mengenakan Ganesh baju dari kotak tadi.

Melihat api yang melahap habis atap rumah gw dan hanya menyisahkan puing-puing membuat Hani shock. Gw memegang tangannya dan cuma bisa bilang dengan terbata-bata " Han, ssttt..sttt...at least kita semua selamat...". Hani masih terdiam aja sampai gw tanpa sungkan diliat tetangga langsung memeluknya.

PMK baru datang setelah api sudah menjalar ke rumah tetangga gw. Baru ada sedikit ada rasa tenang merebak di kami semua. Tapi Hani masih shock. Gw rasa tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga membuatnya merasa mempunyai beban atas kehidupan gw dan Ganesha ke depannya setelah musibah ini.

Saking shocknya, Polisi yang datang ke TKP meminta keterangan pun sempat dijutekin sama Hani.Akhirnya gw minta maaf ke polisi yang dibentak Hani tadi. Karena Hani masih shock maka gw bersedia yang memberikan kesaksian/keterangan dan mengantarkan mereka melintasi garis kuning "jangan melintas" masuk ke TKP. Gw sih gak masuk sampe dalem rumah sih karena ngeri ada puing-puing runtuh dan temperatur rumah kami saat itu masih panas. Namun gw menceritakan detail ke aparat tersebut kejadian yang sebenarnya.

Saat kakak-kakak ipar gw akhirnya datang dari Tangerang malam itu, Hani gak bisa menahan sedihnya. Dia meneteskan air mata. Ternyata menyaksikan musibah kebakaran ini sudah dua kali dialami Hani. Pantesan dia jadi lebih shock dibanding gw.


Malam itu kami pun mengungsi ke rumah kakak gw di Kota Wisata, Cibubur untuk sementara yang hingga saat ini pun gw dan Hani belum yakin akan tinggal di mana nantinya.

Setibanya kami di rumah kakak gw di Kota Wisata, gw pikir gw gakkan bisa memejamkan matanya. Namun ternyata gw terlalu lelah sehingga Alhamdulillah melewati sisa malam itu dengan tidur. Tapi saat Subuh gw terbangun, gw mendapati hanya ganesha yang bobo pules di tempat tidur kami. Hani ternyata gak bisa tidur semalaman saking stressnya. Ya Allah...

Kondisi emosi kami beberapa jam setelah peristiwa itu sungguh gak bisa gw tuliskan dengan kata-kata. Dengan kondisi rumah yang habis terbakar api, bahkan tidak menyisakan baju selain sehelai pakaian yang kami kenakan. Gw sempat cemas dan sedih karena tiba-tiba Ganesha keabisan stock celana. Ya Allah, semoga kejadian ini membuatmu tough ya, Nesh...

Saat kejadian dan beberapa jam setelahnya, gw dan Hani gak bisa membayangkan bagaimana gw bisa melewati hari-hari berikutnya dengan kondisi kami yang begitu terpuruk.

Tapi Alhamdulillah, selain diberikan cobaan, kami juga dipermudah jalannya untuk melewati ujian ini. Begitu banyak dukungan yang kami dapatkan pasca musibah ini. General Manager Hani yang berdomisili gak jauh dari cluster kakak gw langsung nyambangi rumah kami begitu belio tau dimana kami tinggal. Teman-teman kantor Hani bergantian datang ke rumah memberikan dukungan moril. Teman-teman Supermoms Indonesia yang bela-belain datang untuk membuat gw ketawa, tersenyum sejenak menghilangkan beban masalah yang sedang gw hadapi. I heart you, Moms!!!

Berhubung hanya BB gw yang selamat dari kebakaran tersebut, otomatis hanya ada satu pintu komunikasi untuk gw dan Hani. Jadi baik teman-teman gw maupun teman Hani menelpon ke nomer hape gw. Sedari pagi hingga malam, Hani dan gw gak henti-hentinya menerima telpon berupa dukungan moril. It means a lot!!!

Temen-temen genk racun, mommiesdaily, The urban mama, temen-temen blogger (Mbak Lidya , BunDit , Mbak Allisa ) yang bisa dibilang jarang berhubungan di social media, tapi somehow bisa tau lho apa yang menimpa gw. Makasih yaaaa...

Temen-temen emak-emak di twitter yang me-mention twitter account gw. Belum lagi dukungan dari teman-teman twitter yang bahkan gw sendiri belum pernah mengenalnya, tapi gw merasa berterima kasih sekali. Sederetan kalimat yang mengutarakan empatinya terhadap peristiwa yang kami alami membuat gw dan Hani merasa kuat untuk melewati ini semua. Jika gak ada kalian, gw dan Hani gak bisa membayangkan bagaimana kami bisa melewati ujian ini.

Makasih yang tak terhingga pada teman-teman yang terlalu banyak untuk disebutkan namanya satu per satu di blog ini yang sudah menunjukkan perhatian, dukungan dan bantuan. Kami sekeluarga gak tau bagaimana harus membalas kebaikan teman-teman semua. Tapi kami berdo'a supaya Yang Maha Kuasa membalas kebaikan teman-teman dengan pahala.

Ada yang bertanya " Emang gak sempet nyelamatin barang-barang ya?".

Maaf tapi kondisi api menjalar begitu cepat dalam hitungan menit. Dan gw lebih mementingkan keselamatan kami berlima termasuk mbaknya Ganesh dan kakak gw ketimbang mengambil resiko maksain ke dalam nyelamatin barang-barang yang suatu saat Insya Allah bisa gw dapatkan kembali. Namun tidak demikan halnya dengan nyawa.

Kalo tiba-tiba terjebak dalam api, kejatuhan reruntuhan, terkena luka bakar, Na'udjubillah min dzalik! *maap kalo saya parno. Saya mantan korban penonton sinetron soalnya*. Nyawa terlalu berharga buat gw dibanding apapun. Jangan kebanyakan asumsi ini itu deh " ah masa sih gak sempet? Masa sih gak kepikiran bla bla bla...".

Percaya deh kalau gak mengalami sendiri apa yang gw alamin, mungkin gakkan tau gimana kondisinya.

Jika ada yang menanyakan harta apa yang membuat gw merasa paling kehilangan? Jawabannya adalah : Kenangan!

Gw pindah ke Bekasi sejak gw menikah. Dan saat awal-awal gw pindah ke Bekasi, gw sering merindukan suasana rumah nyokap gw yang berlokasi di Jakarta. Gw butuh waktu lama untuk bisa beradaptasi dengan suasana kompleks rumah gw di Bekasi ini. Dan Gw gak pernah menyangka kalo suatu saat nanti, yakni saat ini, gw menangisi bahwa gw akan merindukan suasana rumah gw. 

Seperti rekaman yang diputar ulang di kepala gw, gw merindukan saat-saat Hani duduk santai di ruang tamu sambil update status fesbuk di BB. Gw merindukan nyamannya tempat tidur kami walopun bukan King Koils ato Serta.

Gw serasa melihat kembali saat-saat Ganesh lari-lari di ruang tamu, main berantakin rumah. Saat-saat kami nonton TV, bercengkrama di ruang tengah, saat-saat gw dan Hani makan malam sambil ngobrol apa yang kami alami hari itu, saat-saat Mbaknya Ganesh masak, saat Ganesh main di pergola, saat Ganesh jalan-jalan ke taman...

Ya Allah, kenangan-kenangan yang ini yang paling berat rasanya untuk gw lepaskan....Dan sekarang semuanya beterbangan...baik abu puing-puing sisa rumah kami. Saat gw kembali ke lokasi rumah kami, gw dan Hani kembali menangis. Terlalu banyak kisah yang kami alami di rumah ini...

Ganesh, maafin Mommy kalo Mommy cengeng gak sekuat apa yang kamu harapkan...

Apa yang paling gw butuhkan saat ini ? 
Do'a yang tulus dari semua teman-teman dan para pembaca blog saya. Mohon do'akan supaya gw dan keluarga bisa lulus ujian dari Allah kali ini. Ujian demi ujian sudah kami jalani dan Alhamdulillah kami mampu menghadapinya.

Do'akan supaya kami diberikan jalan yang mudah untuk melewati ini semua. Karena setelah kebakaran ini pun, muncul satu masalah baru dari tetangga gw...gelagatnya sih menunjukkan bahwa dia aji mumpung terhadap musibah yang menimpa gw. Menutup mata bahwa semua yang menimpa kami adalah musibah. Duuh siapa sih yang pengen rumahnya terbakar habis kayak gw. Apalagi asuransinya udah gak ada. Duit darimane,cyiiin???

Kondisi gw, Hani dan Ganesha saat ini?
Hani punya feeling Ganesh merasa saat ini kami cuma sedang liburan. Dia pasti akan merindukan kamarnya, rumahnya, tapi pelan-pelan gw akan ngasih tahu Ganesh apa yang sudah terjadi pada kami seperti saran Ayieb, my lawyer. heu heu heu...

Hani dan gw saat ini sedang mengumpulkan semangat untuk bangkit. Seperti bisik Hani malam itu ke gw " Kita harus bangkit lagi ya, Mom...satu hal yang kita syukuri adalah diriku masih bisa memeluk kalian berdua (red: gw dan Ganesh maksudnya) seperti malam ini...Diriku pengen memelukmu seumur hidupku...". Gw pura-pura memejamkan tapi diam-diam menitikkan air mata. Walo begitu Hani mendapatkan jawabannya saat dia merasa bahwa gw menggenggam tangannya kenceng-kenceng.

Bagaimanapun terpuruknya kondisi kami saat ini, gw dan Hani berusaha mengambil hikmah dari kejadian ini. Masih bersyukur kebakaran terjadi saat kami ada di rumah. Masih bersyukur kebakaran terjadi bukan saat kami dalam kondisi tertidur.

Semoga peristiwa ini bikin cinta gw dan Hani semakin solid. Jika suatu saat nanti kami menghadapi jalan buntu, kami akan selalu mengingat bahwa kami pernah saling bahu membahu menghadapi begitu banyak permasalahan yang sulit. Mengingatkan gw dan Hani akan begitu banyak yang sudah kami lewati yang membuat kami semakin menghargai perjalanan hidup kami.

Tetap bersyukur bahwa gw gak kehilangan anggota keluarga gw. Berterima kasih telah dibukakan mata hati gw untuk melihat bahwa kami sungguh beruntung dikelilingi teman-teman yang luarbiasa baik dan perhatian ke kami.

Insya Allah kami bisa melewati masa-masa sulit ini. Selama Allah melindungi kami, selama kami yakin ada teman-teman yang akan selalu berada di samping kami, dikelilingi oleh orang-orang tercinta.

Insya Allah kami kuat...harus kuat! Harus! Karena gw pengen Ganesh bangga dengan gw dan Hani...gw pengen Ganesh bangga dengan kami bahwa dia memiliki orang tua yang solid dan tough. Dan ini yang akan dicontoh Ganesh untuk kehidupannya kelak. Amin.

72 comments:

  1. Merinding bacanya...
    Sabar ya mommy Ganesh. Mudah-mudahan diberikan kekuatan untuk menghadapi cobaan. Jangan lupa, Allah tidak akan menimpakan musibah yang tidak bisa kita tanggung...

    **pulang kantor nanti musti cari kembali polis asuransinya rumah**

    ReplyDelete
  2. indaaahh..*pelukkk*
    mewek gue baca ini..salut buat lo n hani n ganesh jg..semoga Allah kasih kalian yang terbaik ya..Insya Allah kalian KUAT..

    ReplyDelete
  3. Indah, aku nangis bacanya.. Be strong selalu ya kalian. Bener banget, yang penting nyawa selamat. Yang penting masih bisa kumpul. Rumah adalah tempat dimana orang-orang yang kita cintai tinggal. Dimanapun itu selama ada Hani dan Ganesh itu akan jadi rumahnya Indah.
    Be Strong ya Indah!! Pasti bisa, dan Ganesh akan bangga punya orang tua yang tough seperti kalian.. :')

    ReplyDelete
  4. ndah, gw pas denger beritanya aja uda langsung shock dan sekarang baca ini...huhuhuh :'( bismillah, gw doain, lo semua kuat dan tabah untuk lewatin yaaaa

    if u need anything we are glad to help!

    ReplyDelete
  5. Ya Allah mak, baru kali ini baca postingan di blog ini, satu tangan megang mouse, tangan lainnya megang tissu...ngelap air mata..

    Subhanllah, gw yg ga berada disitu aja ampe merinding bacanya.

    Rencana Allah untuk dirimu sekeluarga pasti INDAH... pasrah sama Allah ya mak,..

    Ganesh pasti bangga sama orang tuanya yg bisa kuat dan tabah ngelewatin ini semua...



    Maaf ya mak, gw cuma bisa bantu doa :)

    ReplyDelete
  6. Yang Kuat ya mba....^_^
    Insya Allah...Apapun cobaannya pasti bakal ada hikmah dibalik ini semua....^_^

    ReplyDelete
  7. (T__T) Indah ... speechless.
    Insya Allah semua ini ada hikmahnya. Selalu ada hikmah di balik apa pun yg terjadi dalam hidup. Semoga lo, Hani, dan Ganesh bisa melalui cobaan ini dengan kompak dan berani. *hugs*

    ReplyDelete
  8. Tuh kan, I know you can do this, Ndah. You're one tough woman, aren't you?

    Doa gue selalu besertamu ya Mak. Insya Allah, wiken ini mau ketemu sama Hani ah, eh maksudnya, lo, Ganesh dan Hani gitu, hehehhee...

    *peluk erat*

    ReplyDelete
  9. Ya Allah Ndah.. Mbrebes mili bacanya..
    Yan Allah berikanlah kemudahan dan kekuatan bagi keluarga ini utk menjalani kehidupan selanjutnya.. Amin
    DitaPurdia

    ReplyDelete
  10. Mbak Indah, saya langsung ke sini begitu dapat notifikasi by email kalo mbak ninggalin komen di blog saya, langsung ada feeling klo ada 'cerita baru' di blog ini.

    Mbak, saya terharu banget bacanya dan salut banget karena mbak Indah bisa begitu kuat.

    Bener mbak, soal harta benda itu urusan belakangan, yang paling penting semua anggota keluarga selamat dan bahkan tidak luka sedikitpun. Saya berdoa kiranya Tuhan menolong mbak Indah sekeluarga supaya tetap kuat dan semua masalah yang mengekor di belakang peristiwa kebakaran ini dapat terselesaikan dengan baik.

    Terus semangat ya mbak.... Hugs!!

    ReplyDelete
  11. Selama ini cuma jadi silent reader yang setia, tapi sekarang ga tahan buat ga komen.

    Saya salut sama mbak Indah, bisa tetep kuat setelah dapet cobaan yang begitu hebatnya. Mbak pasti jadi ibu yang bener2 hebat buat Ganesh. Semoga mbak dan keluarga bisa cepat kembali ke kondisi semula, meskipun ga semua hal bisa kembali sama.

    Tetep semangat ya :)

    ReplyDelete
  12. Gue kaget pas pertama denger :( Yang tabah ya, gue doain semua materi yang hilang bisa diganti dengan yang lebih baik, amin. Yang paling penting kalian sekeluarga tetap sehat, rejeki bsia dicari. Amin...

    ReplyDelete
  13. *menitikkan air mata*.
    Mbak Indah, salut dengan ketabahan dan ketegarannya menghadapi musibah ini. Mampu memandang musibah ini sebagai ujian, bukan "hukuman" dari Allah. Mbak Indah begitu kuat. Masih bisa bersyukur saat ditimpa kemalangan. Alhamdulillah juga mbak Indah sekeluarga juga diberi kesehatan.

    Masih bisa bersama org terkasih adalah anugerah paling berharga. Soal harta, Saya yakin, Insya Allah Allah akan mengganti semua harta keluarga mbak yang telah hilang, dengan yang jauuuuh lebih banyak. Amin.

    Salam buat Ganesh. Sekuat mama ya sayang :-)

    ReplyDelete
  14. tiap ingat loe ..kembali gue nangis ndah..tapi gue yakin kalian akan berhasil melewati ini ..titip salam support buat Hani ya ndah . Ganesh akan baik baik saja *Amin* krn dia melihat loe dan hani baik baik dan kuat melewati ini semua . *BigHug* anything anytime ..kabarin gue kalau ada apa apa yg bisa dibantu ya ndah. Tuhan yang menjadi kekuatan loe dan keluarga ya ndah . *terkirim doa selalu dari kami nico, papanico dan gue*

    ReplyDelete
  15. Indah gw nggak bisa berbasa-basi banyak.. Hanya doa yang bisa gw panjatkan buat lo sekeluarga *peluk indah*
    jd inget sehari sebelum kejadian kita sempet saling sapa dan cipika cipiki di seminarnya bu elly ya ndah..
    Insya Allah indah dan keluarga 'naik kelas' atas ujian ini dan bisa menata hidup baru pelan-pelan..

    ReplyDelete
  16. Yang sabar yach ndah.. InsyaAllah loe sama hani + ganeeh bisa melewati semua ujian ini..

    ReplyDelete
  17. Indah, yg kuat ya, say..
    Insya Allah akan diberikan yg lebih..lebih.. dari yg hilang ini.
    Gw ikut berdoa dari sini...

    ReplyDelete
  18. 'speechless' yang kuat ya ndah, semoga Allah memberikan ketabahan dan kekuatan menjalani cobaanNya *peluk erat indah*

    ReplyDelete
  19. mbk Indah pasti kuat kok!!!!!! jangan sedih y mbk, Allah pasti punya rencana dan rahasia yg indah dbalik musibah ini....

    ReplyDelete
  20. Indah,
    Sedih banget baca detil kejadian malem itu.
    Tapi bersyukur kalo elo dan keluarga pelan2 bisa ngelewatin episode sedihnya.
    Elo wanita kuat. Allah ngga akan ngasih cobaan kalo umat-Nya ngga kuat kan? Dan dibalik cobaan pasti dikasih jalan keluar dan hikmahnya.
    Pelan2 dibangun lagi, dan kali ini pasti lebih indah dari kemarin.
    *hugs*

    ReplyDelete
  21. Indahhh *pelukk*

    Ya Allah, Allah yang maha memiliki, memang bisa mengambil apa saja yang Dia inginkan, hanya dengan sekejab mata. Makasih ya ndah udah ngingetin hal ini, dan gue percaya Allah gak akan kasih cobaan melebihi kemampuan umat-Nya. Percaya kalau hikmah dibalik cobaan ini jauh lebih besar dan bernilai.

    Alhamdulillah elo, hani sama ganesh gak kenapa2, gue baca gini aja mau mewek :'(((

    be tough indah, i know u can make it

    ReplyDelete
  22. mbak indah, so sorry to hear this.
    cuman bisa mendoakan semoga mbak sekeluarga tabah menjalani cobaan ini dan semoga dilimpahi rejeki yg lebih baik kedepannya. emang yang paling berharga adalah keluarga. harta bisa dicari lagi.

    ReplyDelete
  23. Indah, udh pasti elo & Hani adalah org2 pilihan Allah, Allah pasti akan mengganti semuanya dgn yg lebih baik lg.
    Doa terbaik utk elo sekeluarga ya ndah. Ganesh pasti kelak bangga punya orgtua kayak elo & Hani.

    Peluk cium utk Ganesh

    ReplyDelete
  24. dear Indah, be strong ya. alhamdulillah pas kejadian masih inget kalo harta bisa didapat/dicari lagi, kalo keluarga (baca: nyawa) ngga..
    *hapus air mata*
    i know nothing about you (except some stories in this blog), tapi ikut mendoakan, mudah2an kamu sekeluarga tabah dan bangkit kembali ya :)

    ReplyDelete
  25. mbak Indah, aku turut berduka cita ya :(
    sedih aku bacanya, tapi kalo memang sudah kuasa ALLAH, kun fa yakun, yang terjadi terjadilah. InshaALLAH ada hikmah dan pelajaran di balik semua musibah ini. Yang sabar ya mbak, dan keluarga :)

    ReplyDelete
  26. Indaaaahh,,, speechless,,
    bener ndah,,yang terpenting adalah nyawa dan keutuhan keluarga,,
    insyaallah di ganti yang lebih baik oleh Allah dan smoga indah+hani+ganesh di berikan kesabaran dan kekuatan,,,amiinn

    Peluuuukk indaaaahhhhh

    ReplyDelete
  27. Dear Indah,

    aku baru pertama kali mampir di blogmu, yang kuat yaa Ndah, semoga kelak Allah SWT akan menggantikannya dalam keadaan yang lebih baik lagi, aku ikut mendoakan supaya Indah dan keluarga senantiasa kuat dan dilindungi Allah SWT, salam sayang untuk Ganesh yaa...

    ReplyDelete
  28. Insya Allah akan ada penggantinya setelah musibah ini. Bon courage! :)

    ReplyDelete
  29. indah.. *hugs*

    gw yakin lo pasti kuat...

    kalau gw yg mengalami ga mungkin bisa sekuat lo untuk bercerita di blog..

    Alhamdulillah semua selamat ya ndah.. Harta bisa dicari..dan insyaallah akan digantikan oleh Allah..


    peluuuukkkkk.....

    ReplyDelete
  30. speechless,
    semoga mbak indah dan keluarga dimudahkan mengatasi masalah yg sedang menimpa y mba.. AMIN

    dan sy yakin ganesh pasti bangga pny ortu ky mb indah dan papanya, dan lewat musibah ini mg2 keluarga mba indah makin solid kedepannya. AMIN

    ReplyDelete
  31. I don't know you much too. mungkin selintas dua lintas ketemu di FD/MD. but still, it's a shiver to hear what happen to a friend's friend.
    yang kuat ya jeng. walo gw sendiri ga tau apa bakal sekuat elo klo ngalamin sendiri.
    InsyaAllah penggantinya akan jauh lebih baik ya.

    Semoga berkah Allah selalu bersama kalian & diberi ekstra kesabaran, ketabahan & keteguhan.. :)

    ReplyDelete
  32. indah, aku cm salah satu silent reader blog kamu, sejak tau kejadian kebakaran dr salah satu temen di twitter langsung kebayang kejadian wkt aku dl kebanjiran dan kami jg keilangan harta benda kami, ibu saya jg smp depresi selama seminggu jd saya tau gimana rasanya diposisi kamu

    aku ada sedikit nyumbang di TUM maaf kalo engga seberapa, tapi semoga setidaknya bs buat Ganesh beli dispo atau lainnya....

    tabah ya ndah, percaya aja dibalik musibah pasti ada hikmahnya
    dan emang disaat seperti ini saat dimana keluarga diuji kekompakannya

    salam untuk keluarga ya Indah....

    YDA

    ReplyDelete
  33. *peluk erat*
    *terharu*
    sungguh Tuhan ngga akan mencoba umatNya lebih dari kekuatannya...
    semoga Indah & kel sabar dan tabah ya :) dan pasti semua akan ada gantinya. pasti....
    *peluk erat ganesh dari el juga*

    ReplyDelete
  34. Mba Indah, i feel you, selama ini cuma jd silent reader, tp waktu pertama tau dari TUM klo rumahmu kebakaran habis, gw jg ikut gemeteran.
    Gw jd inget waktu dulu masih kecil, rumah gw pernah kebakaran, kita ga liat prosesnya krn lg pergi,pas pulang sampe rumah ngeliat rumah udh ga berbentuk, item semua, lemeeees bgt rasanya..

    yang tabah ya mbak, Insya Allah ada hikmah yang baik dibalik semua ini..Wallahualam..

    btw salam kenal ya.. :)

    ReplyDelete
  35. Ndaahhh...*peluk erat

    Alhamdulillah elo, Hani & Ganesh slalu dalam lindungan Allah SWT

    Gw tau banget gimana rasanya Ndah, dulu waktu rumah diblakang rumah nyokap kebakar, yg gw inget pertama ambil jilbab (blom punya lana waktu itu), jadilah gw ngungsi pake celana tidur pendek, pake sepatu kantor+jilbab

    Ga kepikir slametin apapun, nyawa aja yg kepikir :(

    Indah, be tough ya...dengan keikhlasan&kesabaran Indah&keluarga insyaAllah, Allah akan mengganti materi yang hilang dengan yang lebih banyak dan lebih baik, amin!

    Sabar ya sayang :)

    ReplyDelete
  36. Indah sayang,
    Gw ngga berenti nangis baca postingan lo :'( Gw berusaha ngebayangin gimana perasaan lo tapi gw yakin cuma lo yang tau. 

    Ya Allah, semoga di balik kejadian kemarin tersimpan sesuatu yang jauh lebih baik buat Indah dan keluarga kecilnya. Mohon berikanlah ganti yang lebih baik untuk mereka.

    *peluk sekenceng2nya*

    ReplyDelete
  37. sabar ya mbak, menitikkan air mata lagi baca nya.Aku merinding banget waktu dikasih tau bundit. bingung mau telp takut ga bisa ngomong.Akhirnya telp bundit deh,bundit menyarankan sms aja.
    Aku kepikirannya Ganesh aja mbak. Semoga semua cepat berlalu ya.
    Maaf ya aku ga bisa datang saat itu.
    Mbak ga usah dengar ucapan2 tetangga ya mengenai musibah ini.

    ReplyDelete
  38. Mudah-mudahan apa yang diambil sementara oleh Allah, diberikan gantinya yang lebih baik dari Allah..

    Semoga setelah ini rezeki-rezeki yang lebih banyak, lebih berlimpah, diberikan Allah ke mbak Indah..

    Kekuatan mbak Indah bener2 menginspirasi, dan Ganesh surely will proud to have parents like you and mas hani.

    Walau kita gak pernah kenal langsung, tapi aku benar-benar ikut berduka dan cuma bisa mendoakan yang terbaik dari jauh baut mbak Indah sekeluarga. Tetap optimis ya, mbak.. :)

    ReplyDelete
  39. *nangis bacanya* yg kuat ya mommy ganesh..insyaallah kalian mampu melalui semua cobaan ini..support n doa dari kami dsini *peluk*

    ReplyDelete
  40. lam kenal mb, ak baru mampir diblog ini gara2 liat postingan mama ZK. *mewek bacanya* yg tabah yha mb, Allah pasti punya rencana yg indah dibalik semuanya. Yg penting keluarga selamat semua...

    ReplyDelete
  41. salam kenal y mbaa..saya tau kabarnya dr TUM..insya Allah mb dan keluarga diberi kekuatan...saya yakin mba dan keluarga adalah orang2 yang dipilih Allah untuk naik kelas menjadi lebih baik,insya Allah aminn..

    ReplyDelete
  42. Indah *peyuk*
    Miris aku bacanya.
    Sabar ya mak, hani n ganesh...smoga smua ada hikmahnya yah :')

    ReplyDelete
  43. mbak indah maaf sy br tau pas baca ini.. kaget bgt bacanya..alhamdulillah mb indah dan keluarga sehat dan selamat...Setelah kesulitan pasti akan ada kemudahan...*peluk*.. kami mendoakan yang terbaik untuk mb indah sekeluarga..

    ReplyDelete
  44. yang kuat ya mb indah dan keluarga

    Yakinlah Allah telat merencanakan sesuatu yng indah buat mb indah dan keluarga ...

    ReplyDelete
  45. hi mbak indah..
    aku kadang suka berkunjung ke blog mbak dan baru ini ninggalin komen. sedih banget bacanya :((
    kalo aku, udah depresi banget kali ya.
    walaupun begitu, masih bersyukur, semua anggota keluarga selamat. gak usah denger orang yg komentar "kok gak sempet nyelametin barang2?" itu. kalo dalam kondisi begitu, keselamatan keluarga lbh penting lah. harta bisa dicari dan Insya Allah, Allah akan membukakan pintu rezeki baru buat mbak dan keluarga. Insya Allah.. Sungguh Allah sayang sama mbak dan keluarga :')

    ReplyDelete
  46. Indah...waktu denger berita ini aja gw udah shock dan sekarang baca ini bikin brebes mili, Alhamdulillah elo sekeluarga diberi keselamatan. Insya Allah dibalik kesulitan akan ada kemudahan.

    Salam buat Hani....


    *hugs*

    ReplyDelete
  47. Hai Indah... selama ini aku silent reader aja... peluk erat... semoga kamu sekeluarga kuat menghadapi semua ini ya...

    ReplyDelete
  48. hai Mom Ganesh....aku silent reader-mu...mbrebes mili baca postingan ini, Subhanallah untuk ketegarannya, Insya Allah ujian ini akn meningkatkan derajat Mommy sekeluarga.amin.....

    ReplyDelete
  49. Mba indah, ga bs nahan nangis aku baca postingannya kali ini. Denger beritanya lewat twitter dan ikut kuatir terutama apa ganesh trauma ato ngga.

    Salut aku dirimua bs kuat, sabar ya bu. اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ selalu ada hikmah yg bs diambil, dan digantikan dgn sesuatu yg lebih indah buat dirimu sekeluarga.amin

    ReplyDelete
  50. mba indaahh..salam kenal sebelumnyaa...mbaaa aku sukses brebesmili baca postingan ini..tau dari blognya mba darina dan akun @mommiesdaily..mbaa semoga selalu kuat dan sabar yaa,,,dan aku yakin mba dan keluarga pasti kuat..semoga sesuatu yang indah sudah disiapkan oleh Allah swt setelah kejadian ini..amiiinnnnn :)

    ReplyDelete
  51. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun....
    Mbak Indah, panas dingin badanku membaca ceritamu mbak... Masyaalloh...

    Alhamdulillah ya Alloh, sekeluarga diberi keselamatan..

    Moga2 lekas diganti dgn rejeki yg lebih baik, ya..

    ReplyDelete
  52. Mba Indah, salam kenal ya, udah lama saya jadi silent readernya dan belum pernah ninggalin komen sekalipun. tp saat ini saya merasa wajib.

    Subhanallah melihat ketegaran mba Indah dan keluarga, pasti ada rahasia Allah yang sangat indah yang sudah Allah persiapkan untuk Mba dan keluarga dibalik semua kejadian ini.
    Dan Insya Allah ujian ini akan meningkatkan derajat mba Indah sekeluarga.. Amin
    :)

    ReplyDelete
  53. mbak indah,selama ini aku cuma jadi silent reader

    kaget bgt wktu baca beritanya di TUM, sedih pas baca cerita blog ini

    aku yakin mbak indah & keluarga kuat ngadepin semua ini.
    Allah kasih cobaan ini krn Allah tau mbak & keluarga bisa melewati semuanya.

    pasti ada kebahagiaan sesudah kesedihan, akan ada ganti yg lebih, lebih & lebih baik, amin :)

    aku ikut doain yg terbaik buat mbak indah & keluarga

    ReplyDelete
  54. Mbak Indah...

    turut berduka cita ya..
    Mb Indah pasti bisa melewatinya
    Insya Allah bikin mb Indah bikin naik level dihadapan NYA

    Ganesh pasti anak yang hebat, salam sayang buat ganesh ya mba...

    ReplyDelete
  55. Indah..

    MasyaAllah.. Sampe mewek dan speechless bacanya.. Gw gak kebayang kalo itu terjadi sm gw, blom tentu gw bisa sekuat dirimu..

    Gw doain semoga dirimu, Hani dan Ganesha bisa tetep kuat, tabah dan ikhlas ya dalam menjalninya.. You are strong ang though.. Ganesha pasti bangga sama lo dan Hani..

    Doa kami untuk kalian.. Peluk erat dari gw, udjo dan Kana.. :)

    ReplyDelete
  56. indah, pasti kalian kuat, Allah gak bakal ngasih ujian diluar kemampuan kita kan?
    setelah 1 kesulitan ada 10 kemudahan, rencana Allah pasti indah seperti namamu hehehe
    we love u *peluk indah+ganes*

    ReplyDelete
  57. Walau kita belum kenal tapi aq bangga ama dirimu mbak.. Msh mengingat utk bersyukur dan tidak memaki.. Dengan ketulusan dan ketabahan hatimu maka pasti Tuhan akan memberi jalan keluar supaya kmu sekeluarga bisa bangkit kembali..
    There always storm before u can see the rainbow..

    Keep tough 4u, ur hubby n Ganesh. GBU
    http://www.blessinggift.multiply.com

    ReplyDelete
  58. Maaf ya,Mbak, aku salah pencet jadi ke delete. Sungguh gak maksud kok,Mbak

    Komen dari Mbak Nike, mama Tania
    indah... speechless gw..

    kemarin baca bbm dari ira aja udh bikin speechless pas baca cerita lo bikin gw mewek dan merinding :'(

    yang sabar ya bu.. yakin dibalik ada cobaan pasti ada hikmah yang indah...

    makasih ya ndah.. klo dengan hal ini mengingatkan gue betapa besarnya kekuasaan Allah..dan gue juga percaya klo keluarga lo pasti akan diberikan berkah yang luar biasa sama Allah setelah berhasil melewati kejadian ini..

    lo bener nyawa lebih berharga dibanding apapun.. yang kuat ya.. gue yakin keluarga pasti mampu melewati ujian ini...

    maaf klo gue cuma bisa bantu doa supaya lo dan keluarga di beri kesabaran, ketabahan dan kekuatan yang banyak.. *peluk erat

    ReplyDelete
  59. untuk semua teman-teman yang meninggalkan komen di atas, makasih banget ya.

    Aku dan suamiku, Hani sangat terharu membaca komen kalian. Kami sangat berterima kasih kalian perhatian terhadap masalah yang kami hadapi.

    Mohon do'anya supaya kami bisa melewati ini semua dengan ikhlas dan kuat ya...

    *peluk satu per satu*

    ReplyDelete
  60. *pelukIndaheraterat*..Ya Alloh In, br kemarin qt tukaran kalimat inspiratif "rencana Alloh pasti indah dan rapih, pasti, pasti itu.." daaaan pas liat TL-nya Iti lgs DM dia titip big hug buat dirimu..kaget, sedih, campur aduk..meski kita br "kenal" n blm pnah btemu skalipun tp i feel u bgt..sabar yaaa In, Alloh mau mgantinya dgn yang lbh baik lagi..salam buat Ganesh yaa dr Kakak, Abang n Adik disini..

    ReplyDelete
  61. Mba Indahhh...
    Aku baru denger kabarnya dan langsung kroscek ke blogmu. Innalillah wa innailaihi roji'un...Aku juga ampe ikut nangis terhek-hek bacanya. Ntar shalat aku kirimin doa semoga keluarga mba diberi ketabahan melewati ini semua. InsyaAllah, Allah akan mengganti dengan rejeki yang lebih mulia, dunia dan akhirat. Semoga kesabaran nantinya melunturkan semua dosa yang pernah kita perbuat. InsyaAllah. Sabar ya mba...hik hik hik...duuuh aku gag bisa brenti nangisnya :( *pelukkenceng*

    ReplyDelete
  62. Ayu HapsariningtyasMarch 4, 2011 at 10:43 PM

    merinding bacanya...alhamdulillah bersyukur bahwa ALLAH msh melindungi ganesh, mbah indah, suami, dan mbaknya ganesh..

    saya yakin dengan musibah ini, mbak indah sekeluarga semakin solid, semakin dekat dengan ALLAH, semakin kuat, dan semakin berlimpah rejekinya...aminnn....

    peluk-peluk-peluk...

    ReplyDelete
  63. Mba Indah, salam kenal. Gw sering mampir kesini tapi cuma beberapa kali ajah ningalin komen

    Salut gw sama Mba & Hani, yang begitu kuat & sabar mengahaapi cobaan ini. Bener Mba, nyawalah yang terpenting dibanding segala tetek bengek kebendaan. Harta mah Insya Allah tar bisa dikumpulkan lagi

    Sempga Mba & keluarga selalu dalam lindungan Allah SWT.

    Salam untuk Ganesh dari Zahia :-)

    ReplyDelete
  64. Hi mba, semoga diberi kekuatan yah. saya ngebacanya jadi inget waktu saya SD rumah ortu juga terbakar abis dari api tetangga sebelah. saya lagi tidur denger orang orang teriak diluar, lagi ngeluarin kendaraan. bahkan karena hectic, my mother sangkain adik saya yang masih bayi masih didalam rumah. maka histeris lah keadaan saat itu. semua juga hangus mba, tapi mahkluk hidup selamat tak terkecuali kelinci kelinci kita yang walau ketinggalan, api tidak sampai taman belakang kita yang cukup luas. badan kelincinya aja yang anget mungkin kena hawa panas. Waktu itu bulan puasa dan udara panas, jadi api cepat menjalar. Tetangga malah bilang api dari kita, tapi saat dia tau api dari pembantunya yang ceroboh, dia diam dan tidak menggantirugi apapun, cuma saya inget satu kali dia bawa kue tart yang saya ga mau makan karena sebelnya. karena semua runtuh, kita mulai dari awal. tapi karena saya masih kecil, seneng aja ngais ngais tanah dan bermain 'treasure hunt' nyari manik manik perhiasan diantara tanah dan menemukan perhiasan my mom. Kejadian seperti ini memang membuat trauma, tambahan lagi bokap lagi ke singapore dan ga bisa pulang, So my mom felt terribly alone and shaking. sampai sekarang kalau liat api atau cium asap suka histeris. semoga secara psikis dan materi yours will be replaceable, amien!

    ReplyDelete
  65. @ umNad,
    Makasih yaa...*peluk balik*

    @ Mbak Indah Prabandono,
    makasih ya,Mbak. Amin Ya Allah. *peluk balik*

    @ mbak Ayu,
    Makasih do'a dan dukungannya. *peluk*

    @ Mbak Susan,
    Amin, Mbak. Peluk cium dari Ganesh untuk Zahia.

    @ Junita,
    Amin. Makasih ya, Mbak...

    ReplyDelete
  66. Salam kenal ya Ndah, selama ini jadi silent reader aja...
    Turut berduka ya atas musibah yang terjadi...I can't help crying while reading ur posting...semoga keluarga diberikan ketabahan dan diberikan yang lebih baik dari Allah SWT pascamusibah,amiiinnn....

    ReplyDelete
  67. @ Mbak Fenty
    Hai Mbak.
    Salam kenal juga.
    Amin. Makasih do'anya ya, Mbak

    ReplyDelete
  68. salam kenal ya mama ganesh. Saya turut berempati terhadap mbak indah&keluarga. Semoga mbak indah dan suami dikuatkan untuk menghadapi cobaan ini. Insya Allah akan mendapat yang lebih baik. "Karena Sesungguhnya Sesudah KESULITAN itu ada KEMUDAHAN. Sesungguhnya Sesudah KESULITAN itu ada KEMUDAHAN." (QS. Al Insyiroh:5-6)

    ReplyDelete
  69. hai mbak indah, biar aq jarang fu urban mama mommes daily dan ngg terlalu kenal para moms yang lain, tapi baca blog mbak indah kayaknya ngerasa udah kenal lama,
    sabar ya mbak insya allah nanti diganti allah dengan yang lebih.

    ReplyDelete
  70. Asm.Wr.Wb. Mbak Indah, saya dapat kabar dr istri sy ttg kejadian yg mbak alami, saya turut mengucapkan berduka, semoga keluarga dikuatkan dan bisa diganti dengan rumah yg lebih baik. Amin.

    ReplyDelete
  71. mbak jujur saya, tahu kejadian dan postingan mbak indah ini dah telat, saya mulai intens BW ketempat mbak indah kayaknya bulan maret saat postingan dan mulai meninggalkan jejak disitu..pas baca postingan mbak yang tentang Berkah dibulan ramadhan baru saya click tentang musibah ini...maaf yah mbak kalo jadi mengingatkan luka lama...dan semoga tidak..dan semoga justru semakin membuat mbak indah tegar, dan kuat menjalani ini semua..mulai kehidupan yang baru dengan kakak Athia...Mbak Indah dan Daddy nya Athia orang orang pilihan Allah diuji dengan musibah yang insyallah untuk menaikkan derajat iman dan ketaqwaan..*maaf omongan saya sok sholehah..tapi bener semua yang dituliskan mbak Indah di posting "Berkah dibulan Ramadhan" semua-nya rahasia Allah..kita hanya menjalani dan mencari Hikmah dibalik setiap peristiwa..Semakin salut dengan mbak indah dan Family..:) Allah already prepare nice and sweet Home in BSD :)

    ReplyDelete
  72. Mbak indah, salam kenal saya silent reader di blog kmu... Bener2 terharu dengar cerita mbak yg ini, Alhamdulillah semuanya selamat mbak, dan saya yakin mbak Indah dan keluarga pasti bisa bangkit kembali dan menghadapi semuanya. Saya cuma bisa bantu do'a yang terbaik buat mbak Indah dan keluarga dari sini, semoga sukses ya mbak :-)

    ReplyDelete