11.07.2017

Good Bye, Genk Kucing Garonk ....

Alhamdulillah, akhirnya bisa nulis postingan baru setelah nyaris setahun gw gak pernah nulis di blog. 
Beberapa temen udah komen di IG, termasuk genk kucing garonk yang ternyata juga membaca blog gw ini, minta supaya gw ngeblog lagi.

Lebih dari lima tahun lalu sebelum gw menjerumuskan diri ke dalam #GenkKucing Garonk interview masuk sini malam itu, mantan Boss gw dengan tersenyum penuh harapan mengatakan ke gw  “ Don’t worry, Indah. You are still young. You have much time to learn…” 

Oh well, gw sebenarnya (sedikit) mengedit harapan mantan boss gw malam itu. Abisan gw takutnya harapan beliau malah jadi doa. Karena aselinya malam itu beliau mengatakan " Don't worry, Indah. You are still young. You have much time to learn. *Nah lanjutannya itu bagian yang gw edit dan gak gw tulis pada saat itu*. YOU WILL WORK HERE FOR AT LEAST 5 YEARS

JRENG JRENG..... Tuh bener kan ? kan ? kan ? Pada akhirnya harapan mantan a.k.a doa mantan boss gw emang jadi kenyataan.
Jangan pernah sesumbar tidak menyukai sesuatu, karena selain bisa jadi kualat,terkadang hal itu bisa menjadi baik buatmu ~ Indah, 30-something, karyawati pabrik diutarakan berdasarkan pengalaman pribadinya.

8 tahun bekerja di Multi National Company tidak pernah terbersit pun dalam keinginan gw untuk bekerja di perusahaan Oppa. *you know what I mean*
Apalagi kalo denger-denger cerita temen gw yang pernah bekerja di perusahaan sebut saja namanya Jeritan Istri Tua yang notabene pemiliknya adalah Oppa, duh....kayaknya mah sekian dan terima kasih.

Tapi dikarenakan salah satu ujian terbaik dalam hidup gw, gw gak punya pilihan selain menerima tawaran kerja di perusahaan Oppa, tempat gw bekerja bersama #GenkKucingGaronk. 

Bahkan Meryl aja sempat menyangsikan keteguhan keputusan gw kala itu, " Loe kerja di LOPE (sebut aja gitu ya ) ? Lah itu bukannya perusahaan Oppa ya ? ". 
" Iya, emang perusahaan Oppa "

Emang sih abis itu dia gak lanjut komentar apa-apa, tapi dari tawa kecilnya, gw bisa berfantasi dan menarik kesimpulan bahwa sebenarnya mungkin dia mo ngomong" Yakin loe, Ndah ? " 

Inilah kenyataan hidup yang harus gw terima. 
Makanya jangan pernah sesumbar tidak menyukai sesuatu. Kualat kan loe, Ndah !

Tapi gak butuh waktu lama gw menyadari bahwa kadang hal yang tadinya kita pikir tidak akan kita sukai itu bisa jadi baik buat kita. #WanitaShalihahBijak

Di perusahaan Oppa yang awalnya-gw-pikir-halah-cuma-buat-beberapa-bulan-ini lah gw bertemu dengan #GenkKucingGaronk. 
Di antara sekian sekian banyak masalah yang kemudian malah menjadi pelajaran buat gw, tapi nyatanya banyak juga cerita-cerita manis yang gw akan terus gw ingat.
Sumpaaaah, gak pernah terpikir oleh gw pada saat hari pertama gw memulai karir gw di Perusahaan Oppa ini, suatu hari gw dengan tulusnya akan mengatakan " Oh, I love working here, Pak " ke boss gw.

Yes, I said that ketika gw dan Boss gw sedang meeting berdua dan menanyakan perasaan gw setelah kerja kurang lebih 9 bulan di perusahaan Oppa ini.
Mantan boss gw juga kayaknya gak menduga jawaban gw yang keluar begitu aja dari hati mulut gw.

Padahal hampir semua temen gw,udah kayak default, mengeluarkan komen agak-miring setiap kali gw mengaku kerja di perusahaan Oppa, makanya lama-lama gw males bilang kalo gw kerja dimana.
But seriously, beneran kok. 
Gak separah apa yang ada di pikiran orang-orang tentang bekerja di perusahaan Oppa itu kok. 
Dari cerita-cerita yang pernah gw tulis tentang lingkungan kerja gw dengan Genk Kucing Garonk, kami masih punya kesempatan untuk menikmati semua stress yang dilimpahkan kan ?

Sejak akhir tahun 2016 kemarin, Boss #1 yang artinya adalah bossnya boss gw minta supaya gw bertanggung jawab langsung ke boss #1, gak lagi ke Boss gw yang hire gw.

Yang artinya lagi : berarti gw dan boss gw jadi punya boss yang sama dong.
Kalo sampe ada yang menarik kesimpulan rada cerdas " berarti Kedudukan kalian sejajar dong, Ndah ??? ",  eh, Sejajar gundul loe peyang !

Boss #2 a.k.a boss gw mah se-level Director, sementara gw tetep aja cuma level cungpret a.k.a kacung kampret. :p

Ternyata perpisahan gw dan Boss #2 gak cukup hanya sampai situ. 
Kira-kira pertengahan Maret, Boss #2 manggil gw ke ruangannya dan ngasih tau kalo dia akan meninggalkan perusahaan kami dalam dua bulan ke depan.

Lag-lagi sama sekali gak pernah kepikiran oleh gw, kalo gw akan menangisi kepergian Boss Oppa. 

Boss #2 ini memang sebenarnya juga Oppa original, namun mungkin karena dia lama menghabiskan waktu bekerja di mana-mana, dan salah satunya di Canada sehingga pola pikirnya cenderung udah western banget.
Gw pikir cuma gw satu-satunya ini yang nangis ditinggal pergi Boss sebaik Boss #2. Gw dibully abis-abisan sama Genk kucing Garonk karena menangisi kepergiaan Boss #2.

Gw sampe kepikiran " Oh, Tuhan, what's wrong with me ??? "
Tapi di luar urusan kerjaan, buat gw, Boss #2 bukan cuma Boss, tanpa disadari beliau mengambil lebih banyak peran dalam perjalanan karir gw. 
Beliau juga mentor, coach dan bahkan lebih personal dari itu.... kadang gw menanggap beliau udah kayak bapak sendiri.
Untung Rini,ukhti (berjuang) shalihah berbesar hati membuat pengakuan  di WAG Al Galaxyah dese juga nangis kok waktu ditinggal bossnya pulang ke Jerman.

Tuh kan, jadi gw merasa wajar aja dong kalo nangis.
Dan akhirnya gw,
Nangis lagi waktu gw dan Boss #1 ngebahas kepergian Boss #2 di ruangan Boss #1.
Boss #1 (dengan sok cool) membuka kacamatanya, mengelapnya sebelum menghibur gw yang (setengah mati) menahan air mata " People come and go, Indah. But Life must go on ".

Nangis lagi waktu ngomongin soal hand-over planning sama Boss #2 di ruangannya.
Boss #2 sampe harus terpaksa berdiri dan menepuk-nepuk punggung gw. Alih-alih membuat gw tenang, gw malah makin nangis.
Untung aja di toilet pabrik gw gak ada shower. Kalo gak, mungkin gw akan duduk ngejogrok nangis di lantai di bawah shower biar lebih menghayati drama Oppa. *sigh*
Waktu temen gw, HRD Manager memilih gw mewakili temen-temen Kucing Garonk untuk memberikan farewell speech ke boss gw, gw udah siap-siap bawa tissue. Takutnya gw bakalan nangis berurai air mata.

Eh kok malah gak nangis sih ! Lah piye sih, Ndah ! kita butuh adegan nangis bercucuran air mata !!
Farewell Boss #2
....dan harapan Boss #2 gw bahwa gw akan kerja bareng #GenkKucingGaronk minimal 5 tahun ternyata harus terhenti di tahun ke-enam....

Gw tau bahwa setiap pertemuan pasti akan berujung perpisahan, tapi seperti yang udah gw prediksi, bahwa ini akan menjadi my hardest good bye... Hiks.

Boss #1 (masih dengan signature style nya : membuka kacamatanya, mengelapnya) sebelum (berani) mengatakan " But Why, Indah ? "

Reaksi Pak Jumanto (mungkin udah copy cat deramah-deramah Oppa) " Ibu akan meninggalkan saya ????????? " 

Reaksi Pak X lebih bombastis lagi " Ind, doain aku nyusul yooo " #LHO ! 

Reaksi beberapa orang " Bu.... boleh titip CV ? " 

Salah inspector gw memberondong gw dengan pertanyaan " Apa benar Ibu mau resign ? Kenapa Ibu dan Mas Russel ( Superintendent R&D gw) harus pergi meninggalkan kami....? ", yang membuat gw lama menarik nafas dalam-dalam menenangkan gejolak di dada gw sebelum akhirnya gw (mencoba) tersenyum.

Ironis emang.
Pertengahan Oktober 2017, supervisor R&D gw yang brondong ganteng itu mengajukan pengunduran diri karena keterima jadi karyawan Pertamini.
Akhir Oktober 2017, Superintendent R&D gw yang harusnya jadi my successor juga ikut-ikutan mengundurkan diri.

Dan sekarang, gw....

How lucky I am to have some many things that make saying goodbye so hard...

" Kamu mah enak Ind "
" Enak apanya, Pak ? "
" Kamu mah anak kesayangan. Dulu kesayangan Boss #2, sekarang kesayangan Boss #1 "
" Halah. Saya kerja gak cari kasih sayang, Pak. Saya kerja cari uang. Karena kalo kasih sayang doang mah gak bisa dipake buat bayar cicilan, pak..."
 
Bisa punya casual relationship dengan Boss #1 yang masih memegang teguh Kebudayaan ala-Oppa itu menurut gw udah suatu anugerah yang wow banget. 

Bayangin, setiap kali ikut training dengan temen-temen group bisnis lain, expectation mereka " to have casual relationship with the expartriate boss " selalu muncul di top list. 

Satu hal yang akan gw bawa terus semangat " Nothing is impossible ".
" Coba dulu..."

Kerja bareng orang-orang yang solid dan ucul kayak #GenkKucinggaronk
Duh, berat banget ninggalinnya.

Punya team yang not only always support me, but also make me feel respected, followed and loved.
Dan ini prestasi yang gak dinilai di performance evaluation sebagai leader, tapi it means a lot for me.
Presentasi di Monthly Gathering
#TER-OPPA SEKALI !!!
Salah satu #GenkMakanSiang
With the girls
With LOPESyariah


Believe it or not, 5 tahun 10 bulan bekerja bareng Genk Kucing Garonk di perusahaan Oppa ini adalah my best moment in my career.

Terus kenapa pergi dong?
Life is about choice.
Gw, Mas Hilman ( SPV R&D gw), Russel ( Superintendent R&D gw)...three of us have dreams to pursue.

Makasih my expatriate Boss #2, Boss #1 untuk semua mentornya yang menjadikan gw semakin mature.
Makasih untuk semua temen-temen gw di Kucing Garonk. You are rawk, Guys !
Makasih buat team gw. THE BEST TEAM EVER !
Makasih untuk ciwik-ciwik Genk Makan Siang baik genk #LOPESyariah dengan gosip yang seru dan genk kinyis-kinyis untuk ketawa ngakaknya di kantin sampe bikin Pak Jumanto kadang guatel pengen gabung tapi gak berani karena diundang.

~ If you are brave enough to say good bye, life will reward you a new Hello ! ~ Paulo Coelho.

Good bye, Kucing Garonk...
Hello, new challenge !

1 comment:

  1. Sukses ya mba Indah ditempat yang baru :).

    Ya...bakal kehilangan cerita kucing garonk dong, apalagi cerita tentang pak Jum :D

    ReplyDelete