12.28.2015

He Calls Me " Mom "

Tergelitik pengen menuliskan ini gegara sehari sebelum liburan gw sempat liat status dan reaksi dari temennya temen gw di FB soal statement " working mom " yang terlontar dari salah satu akun twitter.

Sedari gw pertama kali menjadi ibu di tahun 2009, selalu aja dihadapkan dengan label :
ASIX vs SuFor
Normal vs SC
Stay-At-Home-Mom vs Working Mom

Jujur, selama bertahun-tahun issue ini sempet mempengaruhi emosi gw. Kadang rasa bersalah menghantui gw, bahkan sebelum orang lain menuding gw, gw udah melabeli diri gw sendiri sebagai " bad mom ".

12.15.2015

{ Guest Post } : Pengaruh Didikan Mama Dalam Pola Pengasuhan Saya by R33n3e

Every Mom has her own battle.
And so do we. 

Di WA group Oyeners, kami adalah empat ibu bukan hanya dekat secara letak geografis ( kebetulan rumah kami tetangga kompleks), namun juga punya kedekatan secara emosional. 
Empat ibu dengan beban permasalahan hidup yang berbeda-beda dan satu sama lain mungkin gakkan sanggup memikul beban yang lain jika harus tukeran posisi.
Dan kali ini, gw minta @R33n3e  salah satu temen gw yang tangguh ini yang juga merupakan temen belajar dalam menjadi ibu yang lebih baik untuk mengisi postingan ini....
So, Enjoy !

12.07.2015

A Saturday Well Spent : Workshop Developing Multiple Intelligence #anakcerdas

Sewaktu tau Daddycation dan Supermoms Indonesia bikin workshop " Developing 9 Intelligence of Your Children " di AXA Tower tanggal 5 Desember yang lalu, gw super excited.

Udah lama banget penasaran soal Multiple Intelligence ini, tapi cuma tau dari baca dan browsing sana-sini.

Begitu dapet kesempatan langsung belajar dengan Ibu Elly Risman dan langsung hands on, gak boleh dilewatkan dong.
Pagi-pagi udah #OOTD semangat mencari ilmu
Keliatan " CLIIIING " walopun sebenarnya belon sarapan, Bok !
Kali ini gw juga bela-belain nyiapin waktu untuk menuliskan rangkuman seminar ini. 
Bukan hanya karena permintaan khusus dari Mbak Syunesti Syukur lho. Hihihi...

Jujur, gw sedih banget deh, karena udah beberapa kali ikut seminar bersama Supermoms Indonesia namun gw gak menyempatkan waktu untuk menuliskan kembali rangkumannya di blog ini. 

Padahal kan kalo gw lupa materinya, kemana lagi gw harus melihat catatan gw selama seminar kalo bukan di blog gw sendiri ? 
Selain itu, dengan dituliskan di blog ini, ilmu yang didapatkan gak terhenti hanya sampai di gw. 
Berharap yang mampir dan kebetulan baca postingan gw soal seminar parenting itu juga mendapat manfaatnya. Ilmunya menyebar dan kemampuan orang tua Indonesia dalam mengasuh dan mendidik anak-anak generasi masa depan Indonesia juga ikut meningkat.

12.02.2015

Berharap Tetesan Air Hujan Mampu Menyegerakan Sembuhnya Luka

" Si Yuli gakkan datang ke hari pernikahanmu, In. Tadi pas makan siang, dia ngompor-ngomporin kita-kita. Katanya kenapa sih kamu nikah milih tanggal segitu pas long wiken. Orang kan mau liburan " Lapor salah satu temen deket gw.

" Oh ya udah. Gak apa-apa, Mbak. Yang penting aku udah niat baik ngundang dia. Terserah dia mau datang apa gak. "
Dalem ati lebih ke mencibir sih. 
Duh, penting gak sih gw nikah harus menyesuaikan dengan jadwal dia. 
Ih sapa luh.
Penghulu bukan, sodara bukan, best friend juga bukan.

Udahlah, kalo emang gak mau datang mah gak usah datang aja. Gak usah pake nyari alasan kenapa dia gak mau bisa datang.

" Tapi In, Tono kayaknya kemakan tuh kompornya si Yuli. Dia bilang depan kita-kita kalo dia juga mungkin gak akan datang ke pernikahanmu. Menurut dia, kamu tuh egois. Kamu cuma mikirin kamu mau liburan panjang untuk honeymoon, gak mikirin para tamu "

Gw yang saat itu pada titik puncak antara stress dan capek mempersiapkan pernikahan, cuma terdiam mendengar laporan yang satu ini. 
Si Mbak yang memberi laporan juga pelan-pelan berhenti nyerocos cerita. 
Dia baru menyadari kalo gw mendadak mematung.
Lalu, dia melihat gw terisak-isak menahan tangis.
Si Mbak langsung merangkul gw.

" Tono is my very best friend ! How could he say something like that, Mbak ? " kemudian bercucuran air mata. 
Si Mbak gantian terdiam dan cuma nepuk-nepuk pundak gw " Sabar, In...sabar..."

Kala itu rasanya nyesek banget. 
Mana namapun calon pengantin kan ya.
Dikit-dikit baper muluk. 
Kepikiran mo potong cost yang mana lagi, sementara udah overbudget. Hihihi

Abis gw denger laporan dari si Mbak akan sikap Tono, dari sejak itu sampe gw cuti nikah, gw yakin Tono bingung dengan perubahan sikap gw ke dia. 
Gw bahkan nyaris gak mo liat mukanya setiap kali diajak ngomong.