6.04.2015

Blogger Gathering Tropicana Slim Canola Oil : Karena Sehat Itu Yang Utama

Jika suatu rumah tangga diibaratkan sebagai organisasi, maka sebenarnya seorang ibu mempunyai beberapa peran penting di dalamnya.
Sebagian peran Ibu di rumah di antaranya adalah sebagai Material Planner, buyers, Financial Controller sekaligus sebagai Quality Control.

Seperti itulah kira-kira gambaran tentang peran gw sebagai ibu rumah tangga di keluarga kami. 
Peran sebagai Material Planner, karena gw harus memperkirakan stock kebutuhan rutin rumah tangga seperti detergen, pembersih lantai, minyak goreng, garam, kecap, sabun mandi, shampoo dan semacam itulah untuk penggunaan sebulan ke depan.
    
Sebagai buyers, karena gw harus memilih dan membeli kebutuhan rutin itu saat belanja bulanan.

Sebagai Financial Controller, karena gw harus mengestimasi budget belanja bulanan kebutuhan untuk sebulan dan memastikan biaya yang sudah gw alokasikan untuk belanja bulanan ini tidak keluar dari budgetnya yang sudah gw estimasi (over budget).

Selayaknya ibu-ibu apalagi yang berjiwa Financial Controller, harga yang produk yang menawarkan promo di Supermarket tentunya sangat menggiurkan sekaligus menggoda iman. 

Biasanya di supermarket dimana gw biasa berbelanja bulanan selalu menawarkan harga promo untuk produk seperti minyak goreng, beras dan produk-produk kebutuhan rutin rumah tangga lainnya. Hahaha 

Nah, di sinilah pentingnya peran ibu sebagai Quality Control. 
Gak boong sih, murah memang jadi salah satu faktor dalam menentukan pilihan, namun aspek safety dan health tetap harus menjadi faktor utama.

Sejak beberapa tahun terakhir, untuk beberapa produk kebutuhan rumah tangga, gw udah mulai memperhatikan ingredients atau kandungan yang digunakan dalam produk tersebut untuk memeriksa apakah produk tersebut relatif aman ato cukup sehat kah untuk digunakan.

Tapi kalo bicara soal pemilihan minyak goreng, gw akuin selama ini gw masih terpaku pada metode emak-emak pada umumnya. *tutup muka*
Metode tergantung jenis minyak goreng apa yang lagi promo di Supermarket. 

Abisan gw udah tau sih kalo iklan minyak goreng dengan embel-embel 'NO Cholesterol', yaelah itu mah gak ngaruh jadi bikin minyak itu lebih sehat.
Lah wong kolesterol kan emang berasal dari sumber hewani : kayak butter gitu.
Sementara minyak goreng kan dari sumber nabati, jadi emang semua minyak goreng gak ada kolesterol.

Makanya waktu diundang Mbak Ninta untuk datang ke Blogger Gathering di Launching Tropicana Slim Canola Oil di Nutrifood Inspiring Center, Menteng Square, gw hepi banget. 

Beneran lho, gw selalu antusias untuk sesuatu yang lebih aman dan lebih sehat. 
Maklum, pola kerjaan di pabs ikut kebawa ke kehidupan sehari-hari.


Pembicara di Blogger Gathering mulai dari Ki-Ka:
Mbak Astri Kurniati, Ibu Noviana Halim dan
Mbak Fifi Alvianto 

Ada beberapa info menarik dari penjelasan Mbak Astri Kurniati selaku Nutrition and Health Science Manager Nutrifood, yang menjadi catatan penting buat gw:
  1. Lemak bukanlah nutrient harus sama sekali kita hindari dalam asupan makanan kita. Sebaliknya, tubuh kita tetap membutuhkan lemak sebagai cadangan energi, menjaga bentuk dan suhu tubuh, membantu penyerapan vitamin A,D,E,K. Yang perlu diperhatikan adalah batas asupannya yang kita konsumsi setiap hari.
  2. Menurut American Heart Ascossiation, anjuran konsumsi lemak harus kita batasi 25%-35% per hari
  3. Batas asupan lemak jenuh < 7% dari kalori total setiap hari. Sementara asupan lemak trans < 1% dari kalori tota setiap hari. Kenapa asupan lemak jenuh ini harus dibatasi ? Karena lemak jenuh, lemak trans ini dapat meningkatkan TC-Level ( Cholesterol Level) dan LDL-C level yang mana seharusnya kita justru harus menurunkan kedua kolesterol ini.
Sebuah hasil survey konsumsi lemak terhadap masyarakat perkotaan dan pedesaan di Indonesia pada tahun 2011 menyatakan bahwa konsumsi lemak masyarakat perkotaan 28,5% sementara masyarakat pedesaan sekitar 29,5%.

Dari data tersebut memang keliatannya, konsumsi lemak kita masih dalam ambang batas yang direkomendasikan sih ya. ( 25%-35% per hari)

Tetapi, konsumsi lemak jenuh msyarakat perkotaan 17,2% dan masyarakat pedesaan 18,8%. 
HAHHHHH Banget gak sih. 
Karena batas yang dianjuran harusnya < 7%.

Jadi kalo ada yang merasa aman konsumsi lemaknya masih dalam ambang batas yang dianjurkan, coba check dulu deh asupan lemak jenuhnya. Hihihi #NoteToMySelf

Terus, Kementrian kesehatan Indonesia merekomendasikan konsumsi lemak gak boleh lebih dari 5 sdm minyak / hari. 
Udah pada tau gak, kalo 2 bijik gorengan yang kita cemil pas sore-sore itu setara dengan 1,5 sdm sendiri lho ! 

*OMAIGAH! heloooow, apa kabar gw yang suka nyomot 2 bijik gorengan di meja Pak Jumanto ? Pas ? Wait, Itu baru di meja Pak Jumanto ! Belon lagi 2 bijik di meja Pak X dan 2 bijik lagi dari meja Pak Darma. *

JRENG JRENG !

Sesaat setelah dijelasin gitu, gw langsung kepikiran lho gimana ya caranya supaya bisa membatasi konsumsi minyak gak lebih dari 5 sdm / hari. Hahaha...
Untung mbak Fifi Alvianto juga berbagi tips tentang pengolahan makanan yang sehat untuk keluarga. 

Selain tidak mengolah makanan dengan cara deep fried, sebaiknya pengolahan makanan yang kita suguhkan untuk keluarga gak melulu dalam bentuk gorengan, tumisan, tapi coba cari resep-resep yang gak kalah enaknya dengan cara masak direbus, dikukus, dipanggang dan dibakar.

Selain untuk menjaga konsumsi minyak per hari, variasi pola masak seperti ini juga baik untuk memperkaya pengalaman rasa buat anak-anak kita.
Biar anak-anak tau kalo masakan tuh gak cuma diolah dengan cara digoreng dan ditumis doang. *gw banget nih, emak kurang kreatip di dapur*

Terus, kalo kita tetep pengen mengolah masakan dengan cara menggoreng gimana dong ?

Minyak canola ini menjadi salah satu pilihan alternatif minyak yang baik untuk dipakai menggoreng makanan.
  
Ibu Noviana Halim mengajak kami melakukan percobaan terhadap tiga jenis minyak : minyak kelapa sawit, minyak canola dan minyak jagung.

Ketiga jenis minyak tersebut ditaruh di wadah kaca dan disusun di atas nampan 
yang sebelumnya sudah diberikan es batu
Keliatan kan kalo minyak kelapa sawit lebih banyak mengandung lemak jenuh sehingga lebih mudah membeku dibanding dengan minyak jagung dan minyak canola ?

Terus, apa dong beda minyak Canola dengan minyak jagung ?
Kalo minyak canola ini aromanya mirip kayak minyak zaitun, sementara kalo minyak jagung memiliki aroma gurih yang endeeus.   
Bersama blogger tenar : Anggi dan Bu Tya
Photo dari Mbak Arninta
Thanks to Camera Sonai nya Mbak Arienda ! Kita keliatan ketje tanpa 360 !
Makan siang enaak ! 
*tapi jaim ah abisan ngeliat piringnya Leony sama Tya makannya kok dikit ya*
Pagi-pagi sebelum acara dimulai, kami sudah melakukan pemeriksaan mengenai masa otot dan kandungan lemak dalam tubuh.
Huhuhu... gw deg-degan setengah modar. Takutnya tuh alat bakalan bilang " OVER WEIGHT ! OVER FAT !"
Dress Code : Touch of Red !
Tapi ternyata gak sehoror yang gw bayangkan sewaktu gw naik ke alat tersebut.


Emang sih secara berat badan gw dinyatakan cukup dalam artian gak kegemukan. *tuuuuh yang suka bilang gw chubby, gw gendutan, gw unyu-unyu #LHO Hahaha*
Oh well, namun tetep subcutaneous fat gw berada di atas limit dan skeletal muscle gw justru masih berada di bawah garis limit yang direkomendasikan.

Homework gw selanjutnya : harus lebih selektif dalam memilih bahan makanan untuk konsumsi, menerapkan pola makan yang lebih sehat dan lebih banyak olahraga.

Karena sehat itu hal yang utama.
Tubuh langsing (dan sexy) itu (mah cuma) bonus dari pola hidup sehat.

Dan, salah satu motivasi gw yang paling kuat untuk terus hidup sehat adalah tetap semangat dan bugar melihat Athia tumbuh, membimbingnya, mendampinginya, dan menyaksikan momen-momen penting dalam hidupnya.   

Aamiin.  

Tropicana Slim Canola Oil
Website : www.tropicanaslim.com
Facebook : www.facebook.com/tropicanaslim
Twitter : @Tropicanaslim
Instagram : @Tropicanaslim
https://www.youtube.com/user/tropicanaslimcrew

11 comments:

  1. Ah penutupnya sungguh mulia sekali

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cuma itu motivasi terkuatku, Nov. Kalo gak inget yang itu, rasanya males banget olahraga dan jaga pola makan (yang enak-enak). Hahahaha

      Delete
  2. ketje badai banget deh pake lippen ama kerudung merah Ndah.. ;))

    Dan yak..gue pun apalagi..masih banget pake minyak kelapa sawit..terutama yang diskon2 *tutup muka juga*

    ReplyDelete
    Replies
    1. *kibas jilbab*.
      Ihiiiy gw ada temennya ternyata ya...hahaha

      Delete
  3. kok gw ditulis ibu tya sih kan jadi berasa tua... hahahahahaha

    ReplyDelete
  4. Kece ih kak Indah.. Dannnn iyahhh.. Kata2 terakhirnya bikin gw semangat hdp sehat nih biar bs dpt bonus (langsing) juga :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Kak Yeye.
      Yuk marilah kita ubah pola hidup kita jadi lebih sehat

      Delete
  5. warna lipstiknya bagus mbak , eh kok gagal fokus :-D. belum pernah beli minyanknya nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untung pake lippen merah ya, Mbak

      Delete
  6. terimakasih gan tentang infonya dan semoga bermanfaat

    ReplyDelete