6.14.2012

Rencana Manis Di Penghujung Ujian

Alhamdulillah.
Rasanya baru aja gw esmoni mendengar cerita dia-yang-males-banget-untuk-disebut-namanya .
Masih berasa kesedihan gw mendengar pengakuan mantan kolega gw yang menangis.

Dan beberapa hari yang lalu, gw sempat baca statusnya yang mengucapkan rasa syukur. Kepo sih. Tapi berhubung gw lagi sibuk, *yearait, sibuk tapi bisa posting 2X sehari. kayak minum obat* gw belon sempat BBM-in dese.

Dan kemarin sore, dese telpon gw.
Memberikan satu kabar gembira. 
Yang bikin gw semakin meyakini bahwa Allah selalu bersama orang-orang yang sabar dalam menghadapi suatu ujian hidup.


Setelah dilanda kegalauan luar biasa sejak bulan Maret tentang kontrak yang berakhir di Juni ini, akhirnya kolega gw boleh bersujud syukur.


Berkat doa orang-orang termasuk teman-teman yang membaca postingan gw, akhir Mei kemarin, dese direkomendasikan oleh salah satu temannya di sebuah perusahaan property besar di Indonesia. 

Bahkan lebih besar dan projectnya juga jauh lebih gede dari perusahaan kami sebelumnya.
Untuk jabatan yang sama, tapi tentu dengan nilai kontrak lebih besar, dan peluang karir yang lebih baik.

" Saya selalu ingat pesan Bu Indah...bahwa saya harus sabar dalam menghadapi ujian ini. Dan itulah yang saya lakukan, Bu. Saya berusaha ikhlas, saya pasrahkan semua kepada Yang Di Atas. Terus sabar dan pasrah...walaupun dari bulan Maret gak ada tawaran, bulan April juga belum ada panggilan, bulan Mei belum ada juga...saya masih berusaha sabar....hingga akhir Mei kemarin, akhirnya datang satu kesempatan...dan setelah beberapa kali interview termasuk dengan Direksi, Alhamdulillah saya sudah menandatangani kontrak di tempat yang baru. Dan begitu kontrak saya di sini selesai, saya sudah bekerja di tempat yang baru..."

ALHAMDULILLAH.

Gw juga ikut bergembira.
Kami gak perlu mengotori hati dan tangan kami untuk membalas apa yang pernah dilakukan dia-yang-males-banget-untuk-disebut-namanya itu kepada kami. 

Dan Allah sudah memberikan jawabannya.

Setidaknya setelah semua perbuatan dzalim dia ke gw dan kolega gw, namun kami bisa keluar dari perusahaan itu dengan kepala tegak, mendapatkan yang justru jauh lebih baik. 

Gak ada yang bisa menentang kehendak-Nya. 

Tidak ada pukulan yang lebih telak buat dia selain itu, kan ?

Allah itu Maha Adil. Gak kayak digambarkan sinetron lebay, dimana yang jahat menang meluluk.
Kata Arman dan Allisa, God is good!

Selama kita masih bernafas, kita akan selalu dihadapkan dengan cobaan hidup. 

Setelah pengalaman yang gw alamin sendiri, pengalaman kolega gw ini, bagaimana mungkin gw gak bisa memetik hikmah dari pelajaran hidup ini. 
And It's so real!

Bahwa kita harus menerima semua ujian hidup ini dengan ikhlas, berserah diri dan sabar.
Bukan menghadapinya dengan cara memprotes ketidakadilan " God, Why me ??"

Karena sepahit apapun cobaan hidup yang sedang kita hadapi, jika kita berserah diri hanya kepada-Nya, ikhlas dan sabar dalam melewatinya...DIA sudah menyiapkan satu rencana manis yang akan menunggu kita di akhir ujian nanti. 

Terima kasih atas do'a nya, teman-teman . Ternyata do'a teman-teman semua sekarang sudah dikabulkan. Secepat itu!
Semoga kita bisa memetik hikmahnya.

Selamat hari Kamis, teman-teman...

23 comments:

  1. ouuu yeahh.."dgn kepala tegak"
    aku suka..n i feel it ( again)
    wlpun msh di perush yg sama..tp di divisi skr..saya..lbh tegak..lbh barokah jg cencu..

    Alhamdulillah..kok aku jadi ikut bahagia ya?hihihi

    ReplyDelete
  2. GOD IS GOOD, setuju dengan pernyataan Mbak di atas.
    Tuhan memang gak pernah tertidur dan gak pernah terlelap, selalu memperhatikan orang yang sungguh-sungguh menyandarkan harapan padaNya. Seneng banget baca cerita ini, semoga temannya Mbak Indah bisa sukses ya...amin.

    ReplyDelete
  3. Di awal terima cobaan, manusiawi, jika kita bertanya,"Why me?"
    Tapi ALLAH SWT sudah menyiapkan hadiah terindah begitu kita bisa ikhlas, berpengharapan dan berkeyakinan baik pada NYA, AAAMIIIN

    ReplyDelete
  4. @ Yetti,
    Dan ternyata di tempat yang baru lebih barokah dan lebih menyenangkan kan ?
    Gw juga ikut seneng dengernya.

    @ Zipora Maria,
    Bener banget.
    Tuhan itu tidak pernah tidur.
    Amin. Makasih ya.

    @ Yudith,
    Issh...loe emang lebih wise dari gw, Dith.
    Iya manusiawi sih. Cuma kadang, kita memprotes suatu ujian dengan cara yang negative.
    You know what I mean kan ?

    ReplyDelete
  5. Alhamdulillah... lega bener deh dengernya. Kita emang musti pasrah sama kehendak Allah.
    Ikhlas dan sabar itu kuncinya. Dan Allah tidak akan memberi cobaan yang berat kepada umatNya yang tidak sanggup memikulnya..

    ReplyDelete
  6. Alhamdulillah ikut seneng...

    Ikutan lega rasanya... :)

    ReplyDelete
  7. ikut seneng dengernya ndah!!!
    God is good indeed! :)

    ReplyDelete
  8. Howaaa..i'm so happy for ur friend Ndah!

    Yupe, God is good all the time!

    ReplyDelete
  9. Allah selalu ada tiap umatnya membutuhkan

    ReplyDelete
  10. saya pun ikut seneng denger nya !! :D

    ReplyDelete
  11. Alhamdulillaaahhh...
    Allah itu maha Adil dan pasti akan tidak pernah tidur untuk menolong umatnya yang sedang kesulitan.. kuncinya memang ikhlas dan sabar :)

    ReplyDelete
  12. seneng banget punya temen kek mba indah ini care sama temannya... punya cerita trus berbagi di blog trus teman-temanya (yg komen) ikut mendoakan... subhanallah, mungkin salah satu doa dari teman2 ada makbul , dan akhirnya happy ending.... alhamdulillah

    ReplyDelete
  13. Allah ora sare klo orang Jawa bilang :) Senang membaca kisah ini.

    ReplyDelete
  14. Senengnya baca postingan yang ini :)
    Minggu ini berasa beraat banget buat aku mba, rasanya cuma sehari doang ga sedih plus nangis, adaaa aja cobaan. :( #numpangcurhat

    Tapi seperti kata mba Indah, Tuhan ga pernah tidur, Tuhan itu baik, Tuhan itu sayang sama kita no matter what, makanya Dia kasi ujian biar kita tangguh dan kuat. Toh cuma Dia yang tau kemampuan kita kan?!dan pasti kita ga akan dikasi ujian melebihi daya kita buat melewatinya :)

    ReplyDelete
  15. Desi,
    Iya bener. Allah hanya akan menguji sebatas kemampuan kita kok.

    @ Pungky,
    Iya langsung lega juga dengernya.

    @ Arman, Allisa
    Iya, Man, Lis. Setuju!

    ReplyDelete
  16. @ Mbak Lidya,
    bener banget, Mbak. Sekarang tinggal kita mau minta bantuan apa gak. Gitu kan ?

    @ Dea,
    Akupuuun.

    @ Nike,
    ya, Ke. Allah itu Maha Adil.

    ReplyDelete
  17. @ Bunda Kanaya,
    Aduh jadi merona lagi.
    Ya ikut prihatin dengan apa yang menimpa temenku aja, Mbak. Dan Alhamdulillah, kan karena banyak yang do'ain jadi cepat dikabulkan.

    @ Fety,
    Bener banget. Allah tidak pernah tidur.

    @ Fitri,
    *Peluk*
    Sabar yaaa...
    Setiap ujian itu pasti ada jalan keluarnya.
    Dan kamu pasti mampu melewati ini semua. Bener banget. Setiap ujian yang mampu kita lewati dengan baik, maka kita akan menjadi orang yang semakin kuat dan baik. Percaya deh.
    Peluk lagi.

    ReplyDelete
  18. well, saya yakin Allah punya rencana lain disamping rencana yang saya bangun dan tidak sempurana...

    ReplyDelete
  19. syukurlah... iklas dan sabar berbuah manis.

    terimakasih sharingnya, pagi-pagi mampir dapat siraman rohani :)

    btw,
    salam kenal bun

    ReplyDelete
  20. Subhanallah...alhamdulilah..
    turut senang membacanya mbak..
    Allah tidak tidur mbak..bersama orang orang yang sabar, memang banget dan banget kita diminta untuk sabar..*tapi asli saya pun blom bisa dan sering kali enggak sabar..banyak terbuyarkan dengan berbagai macam hal...hmm thanks mbak.."pepengetnya" hikmah yan manis, pelajaran hidup yang bisa saya petik dari tulisan mbak indah ini, untuk pasrah dan lebih dan lebih lagi dalam hal kesabaran :)

    ReplyDelete
  21. aduh spikles. tapi gue percaya rencana Tuhan emang selalu yang terbaik untuk umatNya. jadi sesulit apapun harus tetep yakin :)

    ReplyDelete
  22. Aaah... indahnya cerita ini Mba Indah..

    Alhamdulillaaah.. turut mengucap syukur buat temennya Mba Indah dan semoga rezeki yang berkah selalu tercurahkan buat kita semua.. (^__^)>

    ReplyDelete