3.15.2011

Jadi Warga Pekayon..Soon!

Gw pun mengamini setiap do'a yang dipanjatkan termasuk do'a " semoga cepat diberikan gantinya ya...". Amin Ya Rabbil Allamin.


Pada saat kebakaran kemarin, tanpa berpikir panjang gw langsung memutuskan untuk pindah ke rumah yang gw beli masih gw cicil di Jababeka sini.


Dari awal gw beli hingga saat ini gw belum pernah menempati rumah di Jababeka. Dari beberapa inspector gw, ada satu inspector yang sudah memiliki istri dan satu anak dan masih mengontrak di rumah petak tiga sekat di belakang kawasan industri tempat kami bekerja.

Setelah gw berdiskusi kepada Hani, akhirnya Hani setuju gw menawarkan inspector gw untuk menempati rumah kami yang saat itu baru serah terima kunci di Jababeka dengan cuma-cuma. Mereka hanya perlu membayar biaya PDAM dan biaya listrik yang mereka konsumsi setiap bulannya. Hanya saja selama mereka tinggal di sana , kami minta tolong rumah kami tersebut dirawat.

Dengan membiarkan rumah kami ditempati oleh inspector gw, gw mendapatkan dua hal:

1. Ditempati oleh inspector ini tentunya akan jauh lebih terawat dibandingkan jika kami biarkan kosong begitu saja. Betoool?

2. Uang yang biasanya dibayarkan oleh inspector gw untuk mengontrak rumah petak setiap bulannya kan bisa ditabungin. Kelak dengan uang tabungan ini mereka akan memiliki uang yang cukup dibayarkan sebagai DP untuk rumah yang mereka idamkan.

Karena gw sendiri gak bisa memberikan bantuan berupa soft loan untuk DP, jadi hanya dengan cara seperti inilah yang bisa gw bantu.

Saat rumah gw kebakaran kemarin, gw pikir mo gak mo kami emang harus tinggal di rumah jababeka ini. Untungnya, beberapa bulan sebelum kejadian inspector gw sudah membayarkan DP rumah yang akan mereka beli dan dalam waktu 1-2 bulan mereka akan menempati rumah tersebut setelah akad kredit dan serah terima kunci.

Para Inspector gw malah dengan berbaik hati mengecat kembali dan membersihkan rumah itu agar saat gw menempatinya sudah lebih nyaman. Ya Allah, gw sungguh terharu...

Tapi setelah kondisi emosi kami lebih stabil, gw mulai berpikir ulang soal keputusan kami untuk tinggal di Jababeka. Untuk gw yang bekerja di kawasan Jababeka sih gak ada masalah. Tapi gw mikirin gimana nasib suami gw yang kerja di Tanah Kusir situ?Dengan kemacetan tingkat tinggi di pintu masuk dan pintu keluar Jababeka bisa bikin suami gw berangkat kerja sebelum Ganesh bangun dan nyampe rumah setelah Ganesh udah bobo. Walopun salah satu senior manager di tempat gw mengakui hal seperti itu lumrah dialami oleh dia setiap 1-2 hari sekali, tapi gw gak pengen ini dialami sama suami gw.

Akhirnya gw dan Hani memilih untuk mengeluarkan sejumlah uang untuk mengontrak rumah yang lokasinya lebih strategis daripada mengorbankan waktu Hani untuk Ganesh. Kami pun mulai mencari rumah kontrakan dua kamar yang aksesnya gampang dijangkau.

Alhamdulillah, ada teman akrab Hani yang menawarkan kami untuk menempati rumahnya di perbatasan Cibubur-Bekasi. Tapi mengingat lokasinya yang kurang menguntungkan untuk gw dan Hani, jadi kami memilih rumah yang lain.

Mbak Pur, temen kantor gw sampe mengerahkan jasa tukang ojek, suaminya minta tolong bantuan tukang jualan minuman untuk mencari kontrakan yang harga sewanya terjangkau untuk kantong kami di kompleks perumahannya. Ya Allah, Gw dan Hani bener-bener merasa dibantu banget...sampe segitunya temen-temen kami.

Dan Minggu pagi kemarin, Alhamdulillah kami sudah mendapatkan tempat tinggal sementara untuk satu tahun ke depan nanti. Ya ya ya, Kami mungkin harus mundur satu-dua langkah ke belakang demi menyusun strategi maju tiga-empat langkah ke depan. *mundur ya pasti ke belakang, maju ya pasti ke depan, Indah!*

Beneran deh, setelah menguji dengan kesusahan, Allah memberikan kemudahan. Kebetulan ada karyawan kantor Hani yang baru dipindahtugaskan ke Manado beserta anak dan istrinya. Jadi sementara waktu daripada rumah mereka kosong, mereka kontrakkan ke kami.

Rumah satu lantai dengan dua kamar, dua kamar mandi, carport, dan furnished *emang rezeki kami*, dan entah kenapa begitu gw masuk ke dalam rumahnya, gw langsung merasa nyaman dan merasa akan suka tinggal di sini. Lokasinya yang berada di belakang Bekasi Square dan seberang Naga, mall Pekayon juga menjadi pertimbangan kami.

Lingkungan kompleks rumah ini emang berbeda dengan Taman Rafflesia, rumah kami sebelumnya yang tinggal puing-puing. Di Taman Rafflesia cenderung sepi, sementara di Pekayon ini cukup rame. Tapi gw justru merindukan lagi suasana rame begini kayak di rumah nyokap gw duluk.

Apalagi di sebelah rumah yang akan kami tempati nanti, ada TPA/RA pastinya akan banyak anak-anak kecil untuk jadi temen main Ganesh. Daaaan...beberapa sekolah inceran gw di Bekasi seperti TKminipakkasur, Rumah Kepik, creative Kids *yuhuuuu...lirik @nenglita, @adityaMoetiara* berlokasi gak jauh dari tempat tinggal baru kami ini. Tuh kan lagi-lagi emang udah diatur oleh-Nya.

Harga sewanya ? Setelah gw banding-bandingkan dengan yang lain, ternyata sangat sangat reasonable untuk furnished! Gile..cuma beda 1-2 jeti sama yang sewa rumah gak furnished. Gak sampe bikin gw kejet-kejet, terbelalak saat Icus menyebutkan harga sewa rumahnya. Huahaha...ya iyalah, lokasinya rumah Icus kan premium! Maap ye, Cus, gw belum mampu jadi tetangga loe. Hihihi...

Seperti yang pernah ditulis BunDit soal karma, gw pun mempercayai bahwa karma itu ada. Mungkin kebakaran yang kami derita juga merupakan karma peringatan untuk keluarga kecil kami, seperti gw juga mempercayai bahwa kemudahan-kemudahan yang terjadi selanjutnya adalah karma baik. 

Officer gw pernah mengatakan sesuatu yang bikin gw tambah terharu bahkan menitikkan air mata " Uang dalam amplop (bantuan swadana dari karyawan perusahaan gw) itu mungkin jumlahnya gak seberapa, Bu. Tapi dalam amplop itu juga teman-teman di Production floor ini  menitipkan do'a-do'a yang baik untuk Ibu sekeluarga...". Gw sejenak memalingkan muka dan mengelap air mata haru.

Dengan semua yang sudah kami lewati ini, ada satu hal yang gw tambahkan dalam catatan PR gw ke Ganesh adalah untuk mendidiknya supaya berbuat baik kepada siapa saja tanpa pandang bulu.

Jangan pernah milih-milih kepada siapa kita harus berbuat baik hanya karena kita merasa hanya golongan tertentu yang bisa memberikan bantuan ke kita suatu saat nanti.

Sorry to say ya, jangankan berbuat baik, untuk sekedar tersenyum manis, bertutur kata sopan saat meminta tolong pun kadang harus pake 'liat-liat orangnya duluk'.

Coba kalo kita minta tolong sama orang so-called TAJIR, orang berpangkat, pasti ngomongnya baik-baik, so sweet banget deh. Bandingin deh kalo minta tolong sama security, office boy, office girl kadang malah maen nyuruh aja, cenderung merintah, ketus, boro-boro pake kata 'tolong'. Padahal kita kan minta tolong ke sesama manusia lhoooo. No offense yaaaa.

*terngiang kata-kata Mama Dedeh @Merylbestari di BBG Genk ASIK Racun 'gw cuma kesian banget sama orang yang dinilai hanya dari segi ketajiran' semalam*

Padahal kepada siapapun kita berbuat baik, walopun orang yang pernah kita bantu itu tidak bisa melakukan hal yang sama, tapi Allah pasti akan membantu kita melalui tangan orang lain. #Note to myself.

So, at the end...Hellow Pekayon...Seminggu lagi kami akan jadi warga barumu, Insya Allah. Do'ain lagi semoga kami menata hari baru dengan lancar yaaa...

24 comments:

  1. *kembeng2 lagi...ah saya memang gampang meleleh*. Alhamdulillah, mam Indah sekeluarga dikasih jalan mudah oleh Allah setelah musibah itu. Mam Indah ini luar biasa kuat dan dewasa ya. Salut banget. Insya Allah kita selalu diingatkan untuk bisa berbuat baik bagi sesama ya mam. Salam buat keluarga ya :-)

    ReplyDelete
  2. Selamat utk rumah barunya ya mbb.... Smg mb Indah, mas Hani, n Ganesh betah, nyaman, n bahagia tinggal dsana... dan rumah barunya memberikan manfaat dan barokah utk kelg mb Indah... *kiss kiss buat Ganesh*

    ReplyDelete
  3. Pekayon? Berarti deket dari Galaxy dong? Wah bisa nih kita renang-renang bareng @nenglita dan bocah-bocah. Ihiiyy!

    ReplyDelete
  4. @ BunDit,
    Amin. Aku cuma sharing apa yang udah pernah aku alamin aja, Bun. Kadang hal-hal kecil kayak gini sering terlewati oleh kita.

    @ Anggie,
    Amin, Mbak. Oh ya kemarin sempat telpon-telponan sama Ina juga. Dia lagi di Cibubur juga kah?

    @ Ira,
    bentar lagi gw bakalan bantuin Neng Lita narik setoran di Galaxy. Huahaha...eh eh berenang dimane tuh di galaxy?

    ReplyDelete
  5. Terharu lagi... T_T

    Selamat ya mbak Indah untuk tempat tinggal barunya, semoga segala sesuatu yang baik datang menghampiri di tempat yang baru ini. Kiss n hug for Ganesh ya mbak...

    ReplyDelete
  6. Ihiiiiy! Welcome tetanggaaaa!
    Kalo dari daerah lo, bakalan deket banget ke kepik. Tapi gw insyaallah jadinya di Fitria, si Moeti juga tahun depan pas Atha 3 th di Fitria juga. Yuk, Ganesh Fitria juga...

    Kulem renang galaxy nan eksis itu, ndah! Asiiikk.. bisa makin sering2 playdate kitaaa...

    Btw, gw seneng banget elo selalu melihat dari segi positifnya dalam tiap kejadian *hugs*

    ReplyDelete
  7. ALlhamdulillah kalau sudah mantap tinggal disitu ya mbak. Nanti review ya Ganesh jadi sekolah dimana, buat Persiapan Alvin .

    ReplyDelete
  8. mbak indah .. aku bacanya tergetar dan kembeng2 *kyk kata bundit*

    ah.. makasih mbak .. dah banyak berbagi pengalaman.. aku bisa belajar banyak dari sini..

    semoga selalu yang terbaik buat mb indah sekeluarga...

    ReplyDelete
  9. alhamdulillah dibalik semua kesusahan pasti ada kemudahan ya ndah.. i'm happy for u...

    gw setuju bgt, berbuat baik jangan pandang bulu... emak gw sering bilang bgt, karena bukan ga mungkin orang2 yg kita angap remehlah yg memberi bantuan terbesar pd kita..

    hug indaah dan ganesh...

    ReplyDelete
  10. Alhamdulillah Indah, ikut seneng banget baca postingan ini. Ikut mewek pas baca di dalam amplop itu ada banyak titipan doa :') Allah memang Maha Besar dan Berkuasa ya.

    ReplyDelete
  11. Alhamdulillaah..Alhamdulillaah..Alhamdulillaah..

    Mudah2an di'amini do'anya :)

    ReplyDelete
  12. wah selamat ya mba Indah. Seneng deh dapet kabar akhirnya udah punya tempat bernaung lagih :) semua segala hal ke depannya lebih indah ya *kek namamuuu ;)*

    ReplyDelete
  13. @ Mbak Allisa,
    AMin atas do'anya. Kiss and hug juga dari ganesh untuk Raja dan mamanya...

    @ Neng Lita,
    Yoi, pace', kita tonggoan sekarang. Ah loe tau gw kan,Lit, kalo gw selalu ngeliat negatipnya bisa tambah gilak gw. nyehehe..

    @ Mbak Lidya,
    Wahduh...kita belon juga kopdar, eh akunya malah udah pindah sementara.

    @ Mama Affan,
    Aku juga banyak belajar dari blog nya Mbak Mietha lho.

    @ Dela,
    Alhamdulillah, Del. Peluk juga buat Syasya dan mommy nya...

    @ Meta,
    Pastinya Allah emang Maha Mengetahui akan banyak rencana hidup kita.

    @ Mbak Nuri,
    Makasih Mbak diamini do'anya.

    @ Mbak Indah,
    Amiiiiiin

    ReplyDelete
  14. Alhamdulillah Indah..smg selalu dbrikan kemudahan ma Alloh yaaa...aku-pun soon akan k bekasi jg-komsen..plg suka belanja mumer di Naga pekayon situ mak hehe..someday kita bs ktemua yaaa :D *salam buat ganesh yaaa, +banyak temennya ntar*

    ReplyDelete
  15. mbak indah yang sabar yaa, aku ikut sedih. tp aku yakin buat mbak indah dan keluarga akan mendapat balasan kebaikan dari setiap kesabaran, amiin

    ReplyDelete
  16. alhamdulillah... semoga rumah barunya berkah. Amin.

    ReplyDelete
  17. syukurlah indah sudah dapat tempat yang nyaman ...jd tetangga nih...ntar nico main main ke rumah ganesh ya ndah..syukur sukur sukur bisa skolahan bareng di rumah kepik ...tetep semangat mommy ganesh

    ReplyDelete
  18. amiin ndah ^^ lo mank tabah banget ya.. makanya lo dikasih jalan yg mudah ama Allah SWT. Salam buat ganesh yah dari kei :*

    ReplyDelete
  19. gw ikut seneng ndah.. sorry gw kmrn2 ga hubungin lo, karna gw termasuk golongan yg takut menyinggung dan bingung mau ngomong apa sama orang yg kena musibah. pasti lo juga saat itu dah capek buat cerita dari A to Z ama yg nanya ke lo ^^ sun sayang ya buat Ganesh :*

    ReplyDelete
  20. @ UmNad,
    Warga Bekesong jugak ? Cihuy lah kalo kumpul-kumpul jadi rame.

    @ Mbak Mauna,
    Amin. makasih do'anya.

    @ Nau Nau,
    Amin.

    @ MaRes,
    Papa Nico diajak gak kalo ke rumah Ganesh ? *siul-siul*

    @ DinDot,
    Makasih. Sun sayang juga buat Kei.

    ReplyDelete
  21. Mba Indah,Aku di Pondok Pekayon Indah.. hmn.. sepertinya deket ya :)
    salam kenal, aku Adisty ibunya Pelangi yg udah 24 tahun tinggal di PPI. Kalau ada yg bisa dibantu,jangan segan ya.. (loh? SKSD *tertundukmalu*)

    ReplyDelete
  22. @ Mbak Adisty,
    Lho ? Aku juga di PPI lhooo...
    jangan-jangan kita pernah senggol troly di Naga nih...hihihi

    ReplyDelete
  23. Oalaah,bener tebakanku ;)
    hihi,belanjanya di tempat yg sama.. Naga emang murah deh saingan ama HariHari (BCP). Welcome to Pekayon! ayo cobain bakso tip top depan jalan masuk KemPrat sama Bebek Goreng yg di Parkiran Naga ;)
    Ditunggu cerita selanjutnya "Sekolah Mana yang akhirnya Terpilih" untuk referensi Pelangi tahun depan.
    #kalo ketemu di jalan tak colek colek yaa#

    ReplyDelete
  24. @ Mbak Adisty,
    Aku suka tinggal di Pekayon! *nyengir*. Aku baru nyobain Bebek Ella di ruko sebelum lampu merah Pekayon/Bekasi Square situ, Mbak. Bebeknya gede-gede, pedesnya poll. Heu heu heu...
    Kalo ketemu, colek-colek dong aah

    ReplyDelete