3.29.2010

Lunchie Bareng Genk Racun di Sushi Tei, Plaza Indonesia

Seperti yang udah gw gembar-gemborkan di postingan sebelumnya, kami genk racun yang beranggotakan sepuluh hot young and sexy mommies menyusun rencana untuk nyushi bareng di jam makan siang Jum'at 26 Maret 2010 kemarin. Sempat bergulir dua pilihan tempat yaitu usulan pertama di Sushi Tei,Plaza Indonesia dan belakangan muncul alternative pilihan di Pacific Place.


Setelah dilempar voting ke semua participant ternyata hampir semua memilih Plaza Indonesia karena letaknya yang paling gampang dijangkau bagi mereka yang kerja di bilangan Sudirman, Thamrin dan Kebon Sirih. Gw juga ikutan vote di Plaza Indonesia karena siangnya gw mau mampir ke SoJong (Sogo Jongkok) di Sabang *racun dari Iti* plus sorenya mau cek bebi cek IUD sama pap smear di YPK.



What A Rempong Day : MCU, Kontrol KB and Pap Smear

Jum'at kemarin sesuai dengan planning dari beberapa minggu sebelumnya,gw mau ambil cuti biar bisa kopdar nyushi bareng genk racun. Tapi cerita kopdarnya gw posting terpisah.


Sehubungan dengan kopdar tadi, gw pun menyusun rencana kegiatan apa aja yang mau gw lakuin di saat gw cuti ini. Awalnya planningnya begini:
- 07.00-8.30 Medical Check Up di Prodia Kramat,
- 9.00-10.00 Obersvasi kurikulum dan ngeliat langsung Kegiatan kelas PAUD Bintangbangsaku bareng Yudith sm Cicha,
- 10.30-11.30 Cek Bebi Cek SALE toiletries MC di Plaza Indonesia. Kata Dhita, Liquid Talc MC jadi turun harga Rp 109K/ 3 pcs
- 11.30 - 13.30 Nyushi bareng Genk Racun di Sushi Tei
- 14.00-15.00 Mampir ke SoJong Sabang bareng genk racun
- 15.00-16.00 kontrol KB sama pap smear di YPK.
- 16.00 pulang deh


Eh ngeliat schedule gw ini kesannya gw hectic banget yak? Rempong bambang yak? But eniwei, ternyata planning gak berjalan mulus seperti yang gw rencanakan.

3.23.2010

Hasil Chatting dan Sharing : Memilih Sekolah Yang Tepat

Akhirnya postingan ini kelar juga setelah udah dikejar-kejar sama para emak gawool di milis mpasirumahan pas kopdar kemarin. Semoga tulisan gw ini gak mengecewakan mereka. Do'oh jangan over-expectation ya, Bok. Maklum ini tulisan emak blogger yang masih amatir...jangan disamain sama liputan jurnalis yang mang udah makanannya sehari-hari menulis dari narasumber. **wink wink*


Sebelum gw lanjut soal hasil chatting gw dengan Yudith, gw ingin meluruskan persepsi gw yang salah selama ini tentang PAUD. Selama ini gw (dan gw yakin hampir sebagian besar orang juga) pikir bahwa PAUD adalah pendidikan usia dini yang dibina oleh pemerintah sebelum masuk TK. Ternyata gw salah,sodara-sodari.

PAUD mencakup pendidikan formal (TK dan RA) maupun pendidikan informal (KB, PG, Home Schooling, Community Based Education, kegiatan belajar di Posyandu dll). PAUD yang digalakkan pemerintahadalah PAUD dalam arti seperti penjelasan di atas. Bukan sekedar alternatif selain TK dan RA.

3.22.2010

Racun Girl Alice Yang Sukses Ditebarkan

Selasa tanggal 16 March, Ira pake crocs Alice ini tapi warna Black pas di kopdar mpasirumahan hasil perburuannya di Crocs preview sale beserta titipan kami. Iih bikin sirik gak sih! Tapi karena masih mehong (masih > 200rebeng) jadi agak ragu mau beli. Justru tergoda pengen punya Mary Jane soalnya kata Ira didiscount jadi gak nyampe 200rebeng.



Dan Kamis, tanggal 18 siang Hani telpon gw “ Coba tebak, gw lagi ada dimana? “.
Gw yang lagi senggol bacok mode on siang itu gak sepenuhnya nanggepin. Multitasking antara nelpon dan issue Test Report buat ngajuin tender, gw cuma jawab seadanya “ No idea. Emang lagi dimana?”
Sepertinya Hani tersenyum “ Di Sency”
Gw terlonjak,berhenti issue test report langsung memberondong dengan pertanyaan “ What?? Sency?? Crocs masih SALE? Masih antri gilak gak?”

3.19.2010

PAUD: Pilih Homeschooling atau KB/Preschool?

Sejak punya Ganesh, rasanya gw sepakat bahwa setiap anak adalah unik.Jadi gak fair kalo gw membanding-bandingkan perkembangan Ganesh dengan anak yang lain.Apalagi pake yang namanya berkompetisi dengan emak-emak lain, ih capek deh. *tepok jidat*



Dalam pertemanan di genk racun,kami adalah 10 orang dengan pribadi yang berbeda. Begitu juga dengan cara yang kami pilih dalam mendidik dan membesarkan anak-anak kami. Karenanya gak jarang kami menjumpai adanya perbedaan saat kami saling sharing. Tapi tetep kompak dan seru dalam ocip-ocip dan ngomongin belanjaan. Heu heu heu..


Tapi perbedaan itu justru membuat diskusi kami lebih hidup. Satu hal yang membuat gw salut, bahwa kami akan mendukung pilihan yang diambil oleh temen-temen kami ini. walopun mungkin itu berbeda dengan pilihan kami. Gak pernah merasa paling bener,maksa harus sama. Walopun di antara kami adalah pribadi yang sebenarnya beraneka ragam: dominan, galak, silet mode on, lempeng, tapi so far Alhamdulillah kami masih tetep solid.


Setidaknya kami mulai paham bahwa cara gw mendidik Ganesh mungkin akan berbeda dengan cara Dhita mendidik Azka atau cara Depoy mendidik Dipta. Karena kami percaya bahwa apapun pilihan yang kami ambil merupakan yang paling baik untuk anak-anak kami. Pengalaman Dhita atau Meryl yang lebih dahulu menjadi ibu gak serta merta membuat mereka merasa yang paling mengerti soal membesarkan anak kami. Yang seharusnya paling memahami anak kita yah adalah kita sebagai ibunya. Emang kita gak langsung otomatis jadi ibu yang pinter,tapi menjadi ibu kan melewati beberapa proces.

3.17.2010

Preview Sale Crocs dan Kopdar Mpasirumahan Jilid II

Hai hai, gimana kabar long wiken nya? Gw dan Hani cuma 'kabur' sebentar buat refleksi dan sisanya ngabisin waktu di rumah aja bareng Ganesh. Gak nge-moll seperti biasanya. Hani juga bingung waktu gw rada males diajak ke Grand-I ato nge-PIM.



Sejak gw berteman cukup dekat dengan Alvaromom dan Astie Ibu Luhung, gw lagi belajar menata ulang finansial gw dan belajar banyak dari mereka termasuk mengerem napsu shopping.


Gw lagi puasa shopping. Yeah rite, gak salah baca kok. Mommy Ganesh yang shopaholic itu lagi Puasa Shopping. That's why gw menghindari pusat perbelanjaan untuk sementara waktu. Hihihi...

Tapi godaan kembali mengoncang iman gw saat Ira, ibunya Nadira bilang di twitter kalo dese mendapat amanah untuk meliput Crocs di preview SALE alias hari pertama dan mendapat priviledge gak perlu ngantri masuk. *walopun tetep kudu ngantri pas bayar di kasir*.



3.11.2010

Buy Term and Invest The Difference

7 tahun yang lalu, gw masih ipik-ipik,masih kinyis-kinyis, temen gw ngajakin membeli asuransi jiwa. Seinget gw, temen gw ini baru aja menikah,tapi dia bersama temen gw yang lain membeli produk asuransi jiwa ini sedari dia masih lajang dulu. Temen gw yang satu lagi juga membeli produk asuransi jiwa sementara dia masih lajang, belum ada tanggungan karena dia anak bungsu dari keluarga yang sangat mapan. Waktu itu temen gw meyakinkan gw " Mending kamu ikutan dari sekarang deh. Mumpung In masih muda,preminya jauh lebih murah ketimbang kami yang lebih tua. Ntar pas uangnya cair, juga lebih gede "


Tapi somehow gw waktu itu emang belum kebayang perlu adanya asuransi jiwa, jadi gw gak ikutin sarannya utk membeli asuransi jiwa di saat gw masih 'muda'. Even diiming-imingi mumpung premi masih murah, mumpung belum ada tanggungan jadi bisa mengalokasikan uang gw buat asuransi, plus ada the jackpot nya lho: bakalan dapet uang tunai segini segini lho di akhir masa kepesertaan.


"Jangan shopping terus,In. Sudah saatnya mikirin nambah income " bujuk temen gw beberapa bulan yang lalu nawarin gw produk asuransi plus embel-embel sekalian investasi dan iming-iming bisa dapet uang tunai. Belakangan gw baru sadar kalo asuransi yang dimaksud adalah produk unitlink.


Eniho, gw masih belum tertarik untuk berinvestasi di asuransi yang ditawarkan. Jikalau dulu gw melihat temen gw yang sedari single, rutin membayarkan premi per quarter untuk asuransi jiwanya, dan kemudian saat ini dia ikut asuransi unitlink demi embel-embel investasi, " You should see the number " she told me, Waw, gw sempat berpikir bahwa dia sangat peduli dengan kondisi finansialnya dan dia merencanakannya dengan sangat baik.


Tapi sejak gw demen blogwalking ke beberapa blog financial planner, blog ibu-ibu muda yang menjadi planner untuk rumah tangganya, sorry to say, pemikiran gw jadi berubah. Gw jadi mikir kadang orang membeli suatu produk finansial tanpa melihat kebutuhannya seperti apa. Istilah yang sering banget dipake Ligwina Hananto (CEO Quantum Magna Finansial) : Tujuan Lo Apa. Ini yang sering kali orang gak paham.

Asuransi yang pertama kali gw miliki adalah asuransi kesehatan. Punya dua pulak. Weiiisss...bukan karena gw kelebihan duit, bukan karena gw pengen sok double proteksi, tapi karena asurasi pertama gw dapetin dari perusahaan gw bekerja dan yang satu lagi gw dapetin dari kantor Hani setelah dia menyerahkan Surat Nikah kami ke kantornya. Keduanya dicover full 100% baik rawat jalan, gigi dan rawat inap.


Kesehatan Ganesha juga udah dicover dari kantor Hani. Asuransi kantor Hani pun mengcover imunisasi, KB, melahirkan. Jadi gw rasa untuk sementara kami belum perlu membeli tambahan asuransi kesehatan, karena asuransi kesehatan yang kami punya saat ini sudah cukup untuk kebutuhan kami. Gak perlu double cover.


Jika 7 tahun yang lalu gw merasa gak perlu beli asuransi jiwa, well sekarang gw ngerasa mungkin sudah saatnya gw punya asuransi jiwa. Bukan karena ikut-ikutan temen, bukan karena agen asuransinya temen gw, bukan karena gw kelebihan duit, bukan karena uang tunai yang gw dapetin. Tapi karena saat ini gw sudah merasa BUTUH asuransi jiwa.

3.08.2010

Hunting Preschool Chapter I

Salah satu anggota genk racun Dhita,Bunda Azka udah hunting beberapa preschool di Jakarta dan survey langsung ke lapangan dari beberapa bulan yang lalu. Gw terbantu juga dengan tinggal baca ulasan Dhita di blognya.Jadi gak perlu survey lagi. **Curang ya, Dith!**

Walopun yang loe kategorikan "ringan di kantong" masih kebat-kebit di kocek gw, Dith...hihihi

Sebenarnya gw belon mau masukin Ganesh preschool dalam waktu dekat sih, tapi gw pikir  sebaiknya gw mulai hunting dan survey preschool yang cocok dengan harapan gw dan check harganya supaya gw bisa mempersiapkan dana untuk sekolah Ganesh.

Maklum penghasilan gw dan Hani yah cuma masuk kategori standar aja. Harus disyukuri walopun setiap terima slip gaji gak bikin orang jadi JEGEEER begitu ngeliat angkanya. Makanya dengan duit yang segitu-gitunya musti gw planning dengan matang.


Sekolah yang gw cari untuk Ganesh nanti mah gak neko-neko sebenarnya. Gw cukup tau diri lah dengan keadaan financial kami sehingga gak memaksa diri harus mencari sekolah dengan embel-embel International School, native speakers.


Untuk PG,TK dan SD gw prefer sekolah yang berbasic islami, prestasi sekolah di bidang pendidikan cukup baik, lingkungan siswa yang bersekolah juga baik. Kenapa gw pengen cari sekolah islami? Well, ini hanya pendapat gw aja sih klo di usia dini ini, gw pengen Ganesh dimantepin dulu pendidikan akhlak dan agamanya selain pendidikan formalnya. Di rumah tentunya kami akan mendidik soal agama dan akhlak dengan cara memberikan contoh yang baik. Karena gw percaya apa yang dilakukan oleh orang tua, kemungkinan besar akan ditiru anaknya.*itu dia jawaban kenapa sekarang gw udah insap dan kembali ke jalan yang lurus..huhuhu*.


Jadi gw pikir akan lebih bagus lagi jika ditunjang dengan lingkungan di luar rumah juga menerapkan ajaran yang sama. Tapi sekali lagi ini hanya pendapat gw dan Hani lho yaaa...

Gw percaya setiap anak adalah unik, begitu pula dengan pilihan orang tua dalam mendidik dan membesarkan anaknya juga punya cara tersendiri. Jadi mungkin pendapat kami gak sama dengan pertimbangan orang tua yang lain...


Untuk SMP, SMA dan Universitas gw lebih sreg kalo Ganesh memilih sekolah negeri Favorite. Heu heu...tapi setelah gw pikir-pikir lagi, pas SMP, SMA dan kuliah nanti Ganesh kan udah gede. Jadi kami sebagai orang tua cuma kasih pengarahan aja, dan biarkan Ganesh yang milih deh mau sekolah dimana. Selama itu baik, gw dan Hani akan mendukung.


Mulai dari preschool dulu. Kenapa gw bikin chapter I ? Karena gw yakin hunting sekolah ini gak cuma berhenti di Preschool Fair tanggal 5-7 Maret di Grand Indonesia ini, tapi akan terus berlanjut sampai menemukan preschool yang sesuai dengan harapan kami.


Dhita lagi-lagi udah datang duluan ke Preschool Fair di hari Jum'at. Gw baru bisa datang pas hari Sabtu sekalian janjian sama agen asuransi. Bocoran dari Dhita " Ndah, ada ABATA lho di preschool fair"


Yay! Gw emang udah lama tertarik dengan ABATA English Speaking Moslem Kindergarten di PuloMas yang sering gw lewatin kalo mau ke Kelapa Gading dari Cempaka Putih.

Ada banyak sih preschool yang ikutan di preschool fair ini, kayak High Scope, Cikal, Gandhi School, Tunas Muda, Al Izhar Pondok Labu, ABATA, Dolanan, St Pieter, Putik, Kidzsport dan masih banyak lagi. Tapi gak semua gw masukin boothnya. Kalo yang lokasinya jauh dijangkau dari rumah gw dan harganya langsung bikin gw kena serangan jantung di tempat pas baca price listnya, ya buat apa juga gw fokus di situ. *catet: untuk kantong gw lho ya*


Jreng jreng...eng ing eng...disodorin price list beberapa preschool *catet: preschool ya!* langsung bikin gw toweng-toweng nyut nyut nyut..*mewek, dan asa butuh napas buatan*


Gak percaya? Silahkan terus baca sampe bawah. Tarik napas dalam-dalam, dan bersiap untuk melihat angka yang harus disiapin...atau even worst, yuk mari kita pingsan bareng-bareng ngeliat angkanya. Hihihi...
Astaga, Gw harus kerja super keras, super pintar untuk bikin finansial planning biar tujuan kami semua bisa tercapai.

3.04.2010

Apakah Cukup Menggambarkan Keluarga Kecil Kami?

Ikut-ikutan Bunda Baby Pumpkin pajang Stick Family Potrait ah. Lagi break dari nyiapin Test Report project, nulis Test Procedure, investigate Customer Complaint...iseng aaah bikin stick family potrait tentang keluarga kecil kami.

HANI WIJAYA:

The CEO, penyokong dana operasional rumah tangga, dan yang berpusing-pusing ria mikirin untuk menambah income ke pundi-pundi Rumah Tangga ini digambarkan dengan pria berjas,berdasi. Kenapa?

**ssttt..sebenarnya karena gak banyak pilihan lain. It's the main reason!** Karena beda dengan lingkungan kerja gw, Hani yang tadinya bergelut di dunia PR lebih sering meeting,seminar di hotel, ketemu orang yang lebih kinclong.

Pindah ke marketing,tapi gw rasa tetep gak jauh-jauh dari dunia kantoran yang cling-cling-bling-bling ketimbang gw. Masih ketemu denga orang agency yang seksoy abeess dengan baju dada terbuka...sampe suami gw gaku jadi gerah sendiri ngeliatnya! Sumpey loe,Han?! Hihihi...


INDAH KURNIAWATY
I'm the Planner, Financial Controller, sekaligus Operation Director untuk mengatur dan memantau operasional sehari-hari. Gw sebenarnya feminin, centil, manis manja group, dilambangkan dengan wanita pake rok pendek. Dan simbol cowboy dan Pin sheriff **yihaaa** untuk menggambarkan sifat gw yang maskulin.

Gw yang sehari-hari kerja di pabrik,bergelut dengan testing, alat ukur, safety shoes, reject etc. Berinteraksi dengan mostly pria **tolong jangan bayangkan mereka seperti Lucky Perdana, BenJo, atau Chicco Jericho pliiiss**, boro-boro ngerasain meeting di hotel dengan vendor cantik ,ganteng, rapi,wangi kayak suami gw, yang ada kalo visit supplier, gw meeting di workshop atau pabrik, yang berisik,gak wangi,gak metroseksual, pokoknya sama sekali beda nasib sama suami gw. Nasib....oh nasib the pabrik-ans kayak gw!


GANESHA ATHIA WIJAYA:
He is the REAL BOSS !! Untuk kepentingan little boss ini lah , gw dan Hani bekerja keras membanting tulang memeras keringat. *semoga Boss gw gak baca blog gw. Klo gak dia pasti ngernyit!* Sifatnya yang aktif, lincah, iseng tapi ngangenin dan sumeh gw gambarkan dengan anak kecil sok bergaya ninja-ninjaan.

What do you think? Apakah sudah cukup pas untuk menggambarkan keluarga kecil kami?

Jauh sangat lah kalo jalan cerita hidup kami digambarkan sebagai Cinta Fitri. Lagian gw maunya disamain kayak Julie Estelle atau Alyssa Soebandono ketimbang Shireen Sungkar. *Plaaak! Tampar! Wedeeeew, Sirik aja sih,Cyiiinn...*


Bukan tipe keluarga yang ideal seperti keluarga Budi di buku subsidi pelajaran Bahasa Indonesia dua dekade yang lalu ya? Dimana Ayah pergi ke kantor, ibu pergi ke pasar, Budi pergi ke sekolah. Heu heu

Maap kalo di luar expectasi keluarga ideal, karena seperti yang gw bilang di profile gw, We are not the prefect family on earth ,but we are one of the happiest families in the world. Alhamdulillah...

OK lah kalo beg beg begetoh, NOW GET BACK TO WORK, Indah!! ** merinding berasa liat pocong kalo ngeliat work loading gw hari ini...teuteup smangattt!!!***

3.01.2010

Long Wiken Penuh Ketegangan

Seminggu sebelum long wiken,gw kok suka merasa deg-degan. Pas gw cerita sama Hani, tuh anak malah bilang "kemarin gw juga sering deg-degan, eh berakhir diare". Hah?!? Tepok jidat!!!

Baru minggu ini terjawab sudah kenapa gw sering deg-degan gak karuan. Menjelang akhir Desember, gw punya masalah dengan salah satu perusahaan negara yang menuduh rumah kami telah melakukan pelanggaran dan dikenakan denda sekitar 3.8 juta.


Gw dan Hani yang merasa gak trima dengan tuduhan sepihak ini gak nrima gitu aja. Hani pun menggunakan jalur YLKI. Sementara itu karena kata Mbak Tuty (waktu itu masih era Mbak Tuty) gak cuma kami yang protes, Hani pun menyambangi rumah tetangga kami yang berjarak 2-3 rumah dari rumah kami untuk berdiskusi mengenai masalah ini.