11.30.2009

Salahkan Siapa ? Bertanya Pada Siapa?

Di tahun 2009 ini di team gw gak cuma gw yang diberikan anugerah untuk menambah anggota keluarga. Setidaknya ada tiga inspector gw juga mempunyai anggota keluarga baru.


Walopun gw tidak mendapatkan kesempatan ASIX 100%, tapi gw sepenuhnya mendukung ibu-ibu untuk melek ASI. Terus terang gw akui gw gak punya cukup keberanian untuk secara lantang menggemakan ASIX kepada staf, cukup dengan meminjamkan buku-buku gw yang berisikan pentingnya ASI, memberi contoh memompa di kantor walopun hasilnya Cuma seiprit.


Tapi tidak demikian dengan inspector gw. Gw bisa lebih terbuka membagi informasi dan pengetahuan yang gw punya kepada para inspector gw dengan harapan mereka akan menforward informasi yang mereka dapat dari gw pada istri mereka. Karena mereka gak punya akses untuk buka internet, apalagi jadi anggota milis tertentu. **kalo punya akses, jangan-jangan saingan belanja Online jadi nambah...*


Apalagi para inspector gw cukup terbuka dengan sesuatu yang baru.
Namun minimnya asuransi kesehatan membuat mereka tidak bisa leluasa memilih DSA yang komunikatif, pro-ASIX, pro RUM. Bahkan untuk menekan biaya, anak mereka diimunisasi ditangani bidan yang gak jauh dari tempat tinggal mereka.


Suatu sore, gw menanyakan kabar salah satu anak inspector gw yang baru berusia 2 bulan. Ternyata dengan tanpa dosa, inspector gw mengaku bahwa anaknya sudah diberi makan pisang oleh ibunya. Gw jadi menanyakan asupan ASI ibunya. Biasanya anak sudah diberikan makan pisang karena takut asupan ASI nya kurang.

11.26.2009

Alhamdulillah, Tidak terbukti

Beberapa bulan sebelum akhirnya Hani dan gw officially terikat secara agama maupun negara sebagai husband and wife, ada beberapa temen yang mengatakan bahwa gw harus menikmati detik demi detik waktu yang tersisa sebagai wanita lajang.


" Nih aku kasih tahu ya, In, kamu puas-puasin deh masih lajang begini.
Waktu gak bisa diputar kembali soalnya. Sekarang kamu mau kemana-mana masih bebas, gak ada yang nyariin. Mau belanja apa-apa masih bebas, belon dipelototin suami masih pake duit sendiri. Gak perlu mikirin tetek bengek masalah ART, rumah tangga. Mau ngapa-ngapain masih bisa.
Nah liat deh aku sekarang! Mau kemana-mana gak bebas, dicariin suami dan anak. Mau beli apa-apa, seringnya dilarang suami walopun pake uangku sendiri. Pusing masalah rumah tangga, berantem sama suami, mertua, gak bisa ngapa-ngapain karena kakiku ini terikat pada tali yang namanya perkawinan"


" Percaya deh, kamu bakalan nyaris gak bisa lagi yang namanya nonton kayak yang kamu lakuin tiap minggu sama Hani selama ini.
Kamu bakalan gak bisa lagi nongkrong ngopi-ngopi kayak malam mingguan sekarang. Temen-temenmu udah pada sibuk sama keluarganya sendiri, jadinya temen kamu ya itu-itu aja plus suamimu itu "


" In, Pas seserahan, minta Hani beli alat kosmetik yang bagus..."


Gw yang masih belia polos cuih cuih bertanya " Buat apa,Mbak? Aku ndak suka dandan lho. Aku kalo dandan malah keliatan aneh!".


Dari sekian banyak dirias seumur hidup, baru tiga kali orang-orang menilai aku manglingi : Foto Prewedding indoor, Pengajian waktu keluarga Hani bawa seserahan, dan di hari dimana aku jadi ratu Sehari alias menikah. Ketiga event ini aku dihandle oleh Bu Yuyun, make up Artist di bilangan Cempaka Putih.

11.23.2009

Stroller Umbrella Ganesh : Jive Star

Yay!!! Dulu waktu baru lahir, Ganesh dapet kado stroller Coco latte Capella dari temen-temen kantor Mommy. Seneng sih, bisa direclining sampe posisi bobo, gak berat-berat banget.
Tapi karena gw dan Hani seneng banget nge-Moll ngajakin Ganesh, nah mulai berasa berat deh niy stroller kalo dibawa-bawa. Dilipet pun masih terasa kurang ringkes, masih makan tempat.


Lagipula, Ganesh kalo bobo lebih suka digendong ketimbang di stroller. Kalo jalan-jalan Ganesh gak didudukin di stroller, wuidiy...gempor aja Buk yang gendong. Emak sama Bapak nya jadi pegel-pegel abis gendong sebentar aja. Kebayang gimana rasanya Mbak Tuty yang gendongin dia ya??


So, Gw pengen stroller buggy a.k.a umbrella yakni stroller yang ringkes dilipetnya kayak payung, ringan tapi manuvernya juga bagus. Dan satu hal lagi : Mursida, gak pake mehong! (baca: murah, gak pake mahal).

11.17.2009

Musim Hujan Telah Datang...Waspadai Penyakit Yang Datang Bersamanya...

Hikmah dari pertemanan di dunia maya, waktu gw lagi mencari-cari buku tulisan Bunda Wati, eh salah satu mommy blogger dengan berbaik hati mau dititipi buku “Bayiku Anakku Panduan Praktis Kesehatan Anak”. Makasih, Mbak Sari! Muah muah..


Memasuki musim hujan biasanya seringkali dengan diikuti banyak penyakit yang berusaha menyerang imunitas kita. Berbekal dengan buku yang gw baca sepanjang perjalanan ke kantor (yaah..karena inilah salah satu kesempatan yang gw miliki untuk membaca buku sejak memiliki anak), gw jadi mempersiapkan diri soal common problems yang diiringi musim hujan ini.


Apalagi gw amati udah ada beberapa anak temen gw yang mulai kena sakit musiman ini, Ganesh juga dah sempet meler hidungnya dan uhuk-uhuk..tapi Alhamdulillah, sebelum tambah parah, home treatment gw berhasil juga.


Sempet dibikinin parutan bawang merah, asem jawa dicampur minyak telon sama Mbak nya Ganesh dan dibalurin ke sekujur tubuhnya. Badan, kaki, ubun-ubun...
Panas sih..bahkan pedes juga dimata kali ya...Gw aja yang deket Ganesh sempet kepedesan mau nangis.
Tapi racikan tradisional ini cukup ampuh bikin badan Ganesh lebih seger keesokan harinya.


Nah, ini ada yang gw rangkum dari buku Bunda Wati dan ada yang gw copas editingnya Mbak Lulu dari seminar PESAT nya Bunda Wati ya...

11.16.2009

Selebrity Kompleks

Seperti yang pernah gw ceritain, gw termasuk tipe penghuni yang P7 (Pergi Pagi, Pulang Petang, Penghasilan Pas-Pasan) di Kompleks Taman Rafflesia ini.
Walopun begitu masih gw syukuri lho, gw belon sampe jadi penghuni yang "berangkat barengan bubaran shalat Subuh, pulang bareng kuntilanak".

Tapi kendati demikian, gw juga mungkin termasuk penghuni yang invisible bagi sebagian ibu-ibu kompleks dan pelanggan Bang Toyip (tukang sayur kompleks gw) yang kerap beli sayur seraya up date gosip seputaran kompleks. Hayyah!


Waktu awal menikah sampe hamil 9 bulan, gw nyaris gak pernah beli sayur di Bang Toyip ini. Bukan napa-napa, karena Bang Toyip biasanya baru berdinas, ngetem di pangkalannya sekitar jam setengah 8. Yaah..gw dan Hani keburu berangkat kerja lah.


Sejak kehadiran Ganesha di keluarga kecil kami, ternyata mengubah social life gw dan Hani. Apalagi hadirnya Mbak Tuty, pengasuh Ganesh yang masih muda ketimbang BuDe dan Wowo, dia menjadi lebih terbuka dan bergaul dengan rata-rata penghuni kompleks.

11.13.2009

He Is The Real Price In My Heart

Omigod, sebenarnya gw agak malu mengutarakan curhatan gw ini. Kenapa ? Karena saat Ires mencurahkan isi hatinya di blog beberapa waktu yang lalu, gw dengan "berlagak wise" mencoba meninggalkan komen, membesarkan hatinya.


Geez, padahal apalah bedanya gw dengan Bunda Khal ini.


Now, It's my turn to be a panic Mom!


Gw tahu bangets...gak boleh banding-bandingin anak gw sama anak orang lain.


Gw yakin bangets...kalo setiap anak pertumbuhannya gak bisa disamain sesuai teori. hey, we are talking bout "someone", not "something".


Gw sadar bangets..setiap individu itu unik dan gw gak bisa memaksa Ganesh untuk expedite pertumbuhannya sesuai yang gw inginkan.


Gw percaya banget...Ganesh punya kelebihan lain yang mungkin belon dimiliki anak sepantaran dia.


Tapi gw juga minta dimaklumi kalo gw seorang ibu dari satu anak laki-laki yang masih belon bisa sepenuhnya jadi Super Mommy yang sempurna, yang selalu so sweet, yang bijaksana yang bisa mengendalikan semua rasa dan emosi di dadanya?


Itulah Kenapa gw ikut RESAH..saat anak seusia Ganesh rata-rata sudah menunjukkan dua kemajuan perkembangan motorik, dan hati gw tercekat merasa anak gw seakan terlambat 1 bulan kemampuan motoriknya.


Well, yeaa Emang gw belon sepanik itu untuk memasukkan Ganesh ke Klinik Tumbuh Kembang, ke psikolog maupun Baby gym.


But eniwei, bagaimanapun keadaan Ganesh, di mata gw sebagai ibunya yang mengandungnya selama 9 bulan dan melahirkannya even harus melalui SC " Ganesh is the real Prince in my heart..Baby Koala nya mommy..".


Mommy love you just the way you are, sayang...**tampak mulai mata berair jika kangen senyumnya yang sumeh seperti kata Bunda Dita**

11.10.2009

Kumpulan Resep dan MPASI Ganesh 7 Bulan

Gak terasa udah hampir dua minggu berlalu dari usia 7 bulan, gw baru mau posting planning tabel menu pengenalan MPASI usia 7 Bulan ini.
Biasanya gw suka 'sikat,Coy!', tapi this time gw jadi follow the rule.
Seperti bulan sebelumnya gw masih terus menggali ilmu dari narasumber yang lebih berpengalaman seperti Bunda Dita, sehat group, milis mpasirumahan dan wholesomebabyfood.


Di usia 7 bulan ini, rencana tambahan jenis makanan yang akan diperkenalkan ke Ganesh (selain jenis makanan yang sebelumnya udah diexplorasi Ganesh di usia 6 bulan):


- Serealia : Masih sama seperti usia 6 bulan. Cuma dikenalkan tepung beras merah, tepung beras coklat, havermout. Tapi di pertengahan bulan mungkin akan coba bubur tim saring. Beras Merah Organiknya udah gw siapin. Beli di The Food Hall, PIM.


- Sayuran : Kentang, Ketimun, Terong, Seledri


- Buah-buahan : Timun suri, Blewah, Plum, Prune


- Daging & protein : Tahu, Tempe, Daging ayam, Hati ayam


- Kacang-kacangan : Kacang polong


Untuk kaldu dan hewani baru gw perkenalkan di usia 7 bulan mulai memasuki minggu ke 2. Waktu itu gw pernah baca di milis sebaiknya emang diperkenalkan saat usia 7 bulan lewat 2-3 minggu. Don't ask me why, I'm just follower! Toh gak ada ruginya menahan napsu untuk memberikan di awal-awal usia 7 bulan.


Frekwensi makan pun bertambah. Di usia 6 bulan, makan utama 1X, 1X camilan buah.
Nah di usia 7 bulan ini Ganesh sudah menerapkan 2X makan utama dan 1X camilan buah. Gw tidak terlalu ngoyo untuk memperbanyak makan utama dan camilan secara ASI dan susu tetap menjadi kebutuhan Ganesh yang utama. Selain frekwensi yang gw terapin ini gw dapet dari sehat group, lah wong namanya juga MPASI, jadi Makan ini hanyalah pendamping.


Dengan bertambahnya usia, gw juga akan menambah frekwensi makan. Karena perlahan-lahan ASI dan susu akan tidak lagi bisa memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan Ganesh.


Gw juga udah ngumpulin resep dari berbagai narasumber baik blog maupun milis mpasirumahan. **terima kasih ibuk-ibuk atas sharingnya sehingga sayah gak terlalu mati gaya dalam menyusun menu**


Ini kumpulan resep yang sudah gw pilih dan berniat coba dipraktekan Ganesh di usia 7 bulan : (source: file milis MPASIRUMAHAN, Blog keluargasehat.wordpress.com, dan blog-blog lain yang maapkeun sayah lupah)
1. AYAM REBUS TUTUP KENTANG
Bahan yang harus dipersiapkan :
1 potong dada ayam tanpa tulang
1 helai daun bawang seledri cincang halus
1 lembar daun salam
250 ml air matang
1 bh kentang kukus, haluskan

Cara membuat:
Rebus air matang dengan daging ayam dan cincangan daun bawang seledri dan daun salam
Setelah ayam matang angkat, sisihkan, haluskan dengan 2 sdm kaldu ayam (sisa kaldu simpan dalam wadah tertutup rapat untuk 2 – 3 hari)
Masukan adonan ayam kedalam mangkuk bayi ratakan dipermukaan mangkuk
Tumis halusan kentang dengan 2 sdm kaldu ayam
Tutup atasnya dengan kentang yang sudah dihaluskan
Sajikan hangat


2. PUREE TAHU SUTRA
Bahan
½ potong tahu sutra, kukus, haluskan/blender


cara membuat:
Penyajian bisa dengan bubur havermut/beras merah/beras putih atau dengan saus buah2an dicampur dengan sayur2an.


3. TAHU AYAM
Bahan:
½ potong tahu sutra haluskan dengan garpu
Daging Ayam secukupnya, haluskan
Daun bawang/bawang bombay secukupnya, cincang halus
¼ cangkir kaldu ayam


Cara membuat:
Panaskan kaldu, masukkan daun bawang, masukkan daging ayam, masak hingga ayam matang.
Kemudian masukan tahu sutra, aduk hingga tahu matang.
Dapat disajikan sebagai lauk bubur beras.


4. BUBUR TAHU KABUCHA KUNING
Bahan:
2 sdm beras merah
150 ml kaldu ayam
½ potong tahu sutra
kabocha kuning 25 gr/secukupnya (porsi bayi)


Cara membuat:
Masak beras merah dengan kaldu ayam hingga matang, sisihkan
Kukus tahu sutra
Kukus kabocha kuning
Haluskan tahu sutra kukus dengan kabocha kuning
Sajikan dengan bubur sebagai lauk


5. PUREE TEMPE
Bahan
1 potong tempe ukuran sedang (kurleb 20gr kira2 aja yah..gak ngerti ukuran nih)
1 lbr daun salam
1 batang serai, simpulkan
½ cangkir air matang
1 bh ceker ayam


Cara membuat:
Rebus ceker ayam dengan daun dalam dan serai hingga mendidih, masukan tempe masak hingga matang, haluskan tempe dengan air rebusan secukupnya
Sajikan sebagai pelengkap/lauk nasi tim


6. BANANA APPLE SHAKE
Bahan
1 bh pisang ambon, kerok dengan sendok
½ potong apel washington, parut
Asip secukupnya


Cara membuat:
Blender pisang dengan apel, masukkan asip aduk rata. Sajikan.


7. MASHED POTATOES CHICKEN
Bahan:
1 buah kentang halus
1 sdm bawang bombay cincang
daging/ayam giling
3 sdm kaldu


Cara membuat:
1. panaskan kaldu di wajan anti lengket
2. masukkan bombay, aduk aduk sampai layu
3. masukkan daging/ayam, masak hingga matang
4. masukkan kentang, aduk cepat sampai matang


8. KALDU AYAM
Bahan:
500 gram tulang ayam / 5 pcs ceker ayam
1 L air
2 lembar daun salam
1/2 butir bawang bombai, iris kasar
2 batang seledri iris kasar


Cara membuat
Rebus tulang ayam dalam 1 liter air. Teruskan merebus sampai air/kaldu tersisa 750 ml
Masukkan semua bahan dan rebus selama 15 menit. Angkat dan saring kaldunya


9. NASI BUAH-BUAHAN
Bahan:
2 buah apel merah
2 buah pisang, kupas dan iris
¼ cangkir nasi beras merah


Cara Membuat:
Apel dikupas, buang bagian tengahnya lalu cuci sampai bersih. Kukus atau rebus sampai lembek. Haluskan dengan blender bersama bahan-bahan lainnya.


10 PUREE KENTANG + KACANG POLONG
Bahan:
1 genggam kacang polong
2 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong


Cara Membuat:
Kukus kentang dan kacang polong hingga lunak. Angkat dan tiriskan.
Campurkan kedua bahan lalu haluskan.
Tambahkan air/ASI/susu formula/kaldu sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.


11. PUREE KENTANG + ZUCCHINI
Bahan :
2 buah zucchini ukuran sedang, kupas, buang bijinya lalu potong-potong
2 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong
ASI/Susu Formula


Cara Membuat
Kukus zucchini dan kentang masing-masing sampai lunak.
Haluskan kedua bahan, tambahkan ASI/Susu Formula untuk mengencerkan


12. PUREE AYAM
Bahan:
1 dada ayam tanpa kulit dan lemak
2 to 4 sdm air
ASI/susu formula


Cara Membuat:
Ayam dicuci bersih dan dipotong dadu. Kukus/rebus hingga matang (10-12 menit).
Haluskan dengan blender.
Tambahkan ASI/susu formula atau kaldu (air sisa rebus/kukusan) hingga kekentalan yang diinginkan.
Penyajian: sebagai makanan pemula disajikan sebagai makanan tunggal atau disajikan terpisah bersama bubur/puree kentang, jagung, ubi jalar, labu, atau sup/bubur/puree kacang merah dan kacang hijau.


13. PUREE HATI AYAM
Bahan:
1 pasang hati ayam
1 cangkir air atau kaldu ayam
ASI/susu formula


Cara Membuat:
Bersihkan hati ayam.
Rebus hati ayam dengan air atau kaldu ayam dengan api kecil.
Masukkan ke blender, haluskan.
Tambahkan ASI/susu formula sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.
Sajikan dengan suhu ruangan.
Penyajian: sebagai makanan perkenalan disajikan tunggal, selanjutnya bisa dikombinasikan dengan puree daging/sayur/kentang/tempe/tahu dan nasi tim


14. PUREE AYAM DAN PISANG
Bahan:
1 fillet dada ayam, potong dadu
½ buah pisang ambon yang matang.


Cara Membuat:
Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan.
Masukkan ayam dan ½ cangkir kaldu sisa rebusan dalam food processor atau blender, haluskan. Tambahkan potongan pisang, haluskan.
Bisa ditambahkan ASI atau susu formula jika suka.


15. NASI TIM AYAM
Bahan
4 cangkir air
2 cangkir beras (lebih baik beras merah)
1 potong dada ayam tanpa tulang dan kulit


Cara Membuat:
Beras dicuci bersih dan di tim hingga matang.
Buang tulang, kulit dan lemak pada daging ayam, cuci bersih potong sedang.
Rebus ayam selama 20 menit atau sampai ayam matang (daging berwarna putih). Angkat dan tiriskan. Simpan kaldunya.
Masukkan ayam dan kaldu secukupnya ke dalam blender, haluskan.
Tambahkan nasi tim, haluskan.
Sajikan dengan puree/sup sayuran.


16. NASI TIM AYAM DAN APEL
Bahan:
1/3 cangkir daging ayam tanpa tulang dan kulit yang sudah matang (dikukus/rebus) dan dipotong dadu.
1/4 cangkir nasi tim (menggunakan beras putih atau merah)
½ cangkir saus apel
ASI/susu formula


Cara Membuat:
Campur ayam, nasi tim dan saus apel. Haluskan dengan blender atau penghalus makanan bayi. Tambahkan ayam, susu (ASI/formula) untuk mengencerkan. Haluskan.
Sajikan dengan puree/sup sayuran.


17. SUP KRIM AYAM DAN KENTANG
Bahan:
1/3 cangkir daging ayam tanpa tulang dan kulit yang sudah matang (dikukus/rebus) dan dipotong dadu
1/4 cangkir kentang rebus/kukus, potong dadu
1/4 cangkir air matang.
ASI/susu formula
Optional:
Cereal/tepung sereal bayi


Cara Membuat:
Masak daging ayam, kentang, dan air di atas api kecil selama 10 menit.
Masukkan sereal, aduk sampai matang.
Haluskan dalam blender, campurkan dengan ASI/susu formula hingga kekentalan yang diinginkan.


Maapkeun kalo variasi resepnya masih tahap pemula, masih yang gancil-gancil **buat ibuk-emak yang lain kali ye**.
Tapi Mommy Ganesh baru sanggup nyiapin yang model beginian.
Masih bersyukur hingga saat ini Ganesh belon GTM. Menu apa pun yang disiapin mommy nya masih ditelen tandas sama dese.


Ketik Reg spasi Mommy Ganesh untuk mendukung gw menyiapkan resep-resep baru ini di hari-hari mendatang. Semoga Ganesh gak ngernyit aneh dan maemnya tetep lahap hap hap...


Maju terus ibuk-ibuk gak mau susah tapi tetep mau berjuang untuk menyediakan homemade MPASI untuk buah hati! Chayou!

UPDATE FEBRUARY 2010 : Berkat request dari Amelia (Mama Tanaya). Kumpulan resep di atas juga udah bisa didonlot ya.

PIM Midnight SALE: Got Jelly Balerina Shoes!

Okay, Simply say I'm a shophaholic Mommy! Yup, that's who I am! Setelah menahan napsu untuk skip SALE besar-besaran di Senayan City beberapa minggu yang lalu * Yes!! I did it!*, tapi ternyata iman gw goyah juga dengan Midnight SALE di Pondok Indah Mall wiken 6-7 November kemarin.


Rencananya gw mengincar SALE Mothercare atau Osh Kosh. But the fact, bener kata Jeung Menik. Partisipasi Mothercare di ajang Midnight SALE ini hanya basa basi. Hiks! OSh Kosh pun demikian. Kayaknya justru lebih besar discount di Kidz Station ketimbang di gerainya sendiri.


Jum'at sore dari Cikarang baru nyampe PIM sekitar jam setengah 8. Setelah mengisi perut hingga jam 8 lewat, gw pun mulai mengincer barang perburuan.


Gw ngincer ballerina shoes merahnya ZARA cuma IDR 199K. Racuun abis!!
Sayang, semua tinggal nomer 36 which means too small for me! Cardigan yang gw incer ternyata berada pada harga normal. Yah Ngapain juga dong gw bela-belain beli malem itu..padahal antri kasirnya bikin gw kesemutan. AC di Zara terasa gerah saking banyaknya ibuk-ibuk kalap!


Beda dengan ZARA, Mango kayaknya cukup lengang. Mungkin era nya udah 'lewat' kali ya sama trend ZARA.


Tampak banyak ibuk-ibuk antri di depan pintu VNC. Katanya clutch cuma dibandrol lima puluh rebu sajah! Oh ya??
Well, Gw emang lagi gak tertarik sama VNC. Sempet masuk ke Charles & Keith, tapi discount nya juga basa-basi. Gak ada yang special. Harga tight Mark & Spencer juga tampak tidak ada perubahan yang bikin gw buka dompet.


Yaah..gw kecewa..udah jauh-jauh cuma begini aja dong! Masa midnight SALE pulang tanpa tentengan! Cuma mampir ke Nyla beli tight deep purple dan military green. **asa males beli tight murah soalnya cepet banget robeknya**. All item kayaknya dapet dicount 20% deh setelah jam 9 malam.


Terus gw ngeliat toko sepatu Nouveau ( kayaknya selain di PIM, Nouveau ini juga ada di Senayan City) dengan embel-embel discount 50%.
Oh Great...gw selalu interest dengan yang namanya discount 50%. And Guess what?? Ternyata gw nemu Grendha Ballerina Jelly Shoes yang diomongin di thread FD.


Huaaa...ME likey Jelly shoes! Kenapa? Soalnya setiap kali gw ke ruangan testing dan buka sepatu, sepatu gw sering banget keinjek sama safety shoes anak-anak produksi yang segede-gede Gaban **emang Gaban segede apa sih??**.


Males banget deh. Susah banget ngebersihin kotornya karena kadang suka ada sisa oli dan grease yang nempel. Nah kalo pas pake Jelly Shoes, tinggal dicuci di toilet, lap dan bersih lagi deh.


Denger-denger dan gw browse juga sih, Grendha Jelly Shoes ini sodaraan sama Melissa Jelly shoes yang fenomenal itu.
Too Bad, gw kok tampak masih keberatan beli Melissa ya. Hmm..abis selain harganya yang bakalan bikin Hani guling-guling di aspal, gw juga sedang puasa high heel karena gw masih demen-demennya gendong Ganesh.

11.03.2009

Yay!! Ocean Park

Hari Minggu kemarin,1 November 2009 tepat pada saat Ganesha berusia 7 bulan, Hani mengajak gw, Ganesh dan Mbak nya Ganesh berenang di Ocean Park, BSD Serpong.


Sebenarnya gw pengen ngajakin Ganesh berenang dari usia 4 bulan, tapi molor nya sampe 3 bulan yak.
Yay! Ganesh dengan celana renang Mothercare, kacamata Baby Banz dan swim neck ring. Moi? Cuma dengan swimsuit dari zaman sebelum kawin. Keren kan, mommy masih muat!!

Gak ada bener-bener tips khusus dari gw soal ngajakin anak berenang, secara gw bukan ibu-ibu yang pakar. Gw cuma ibu muda **jiaaah** yang masih belon pengalaman ngurusin anak, kadang juga dodol bin tancap bleh!

11.02.2009

Pertama Kali Kondangan dan Kopdar Mommies Gank Racun

Tanggal 31 october kemarin, Dhita, salah satu anak gank Racun merayakan HUT Azka di KFC Gunawarman. Karena Mommy nya Ganesh temen Bunda Azka, maka Ganesh juga diundang untuk menghadiri pesta HUT nya Azka. **ya iyalah, masa Azka sms in Ganesh ngundang sendiri..hihihi**.


Sebenarnya ini undangan kedua buat Ganesh, karena sebelumnya Ganesh dapat undangan pesta HUT dari salah satu customer gw. Cuma berhubung pada saat perayaan bertepatan dengan acara reuni kampus, makanya gw dan Ganesh berhalangan hadir.


So,pesta HUT Azka ini adalah pertama kalinya Ganesh kondangan menghadiri suatu pesta ulang tahun. Kebetulan pesta HUT ini ajang KopDar bagi mommies di Gank Racun, walopun gak semuanya hadir.


Jeung Dinda, Mama Keiza otomatis gak hadir karena berdomisili di Yogya; Baby Rotary, Mama Qilla juga pada saat bersamaan harus menghadiri pesta ulang tahun keponakan di Bandung; Depoy, Mama Dipta a.k.a Dipdut berhalangan ke Bandung; Aini, Bunda Naira, nah ibu yang satu belon jelas konfirmasinya kemana...hihihi...