8.11.2009

Pengalaman Seru "Membebaskan" Tongue Tie Ganesh

Seperti yang pernah gw ceritain sebelumnya, bahwa kemungkinan kenapa Berat Badan Ganesh menanjak lamban adalah dikarenakan dia mengalami kesulitan menyusui. Gw pernah konsultasi ke Klinik Laktasi Carolus, Klinik Laktasi RSB Asih namun hasilnya gak maksimal. Akhirnya pas gw memberanikan diri email ke salah satu konselor ASI, dr. Heny Zainal yang gw tahu alamat emailnya dari milis Asi For Baby untuk berkeluh kesah. Selanjutnya dr. Henny Zainal menelpon gw dan kami pun mengadakan perjanjian untuk home visit.
Ternyata itulah kelebihan dari home visit konselor ASI. Berbeda dengan saat kita berkonsultasi di klinik laktasi pada umumnya, sang konselor hanya fokus pada sang ibu dan bayi, tanpa harus memikirkan "pasien-pasien" yang lain yang antri di belakang kita.
Dari home visit inilah, dr. Henny Zainal menemukan ada dua kendala pada diri ganesha sehingga susah untuk menyusui.
1. Ganesh mengalami tongue tie alias tali lidah pendek. Untuk lebih detail, silahkan ketik di google "tongue tie".
2. Puting gw terlalu besar untuk tongue tie seperti Ganesh.


dr. Heny sempat menyarankan untuk membebaskan tongue tie Ganesh. Tapi gw harus berkonsultasi dulu dengan Hani, sang Bapak. Dan Hani agak ngeri dengan istilah "operasi", "gunting" ke lidah Ganesh. Jadilah gw cari 2nd opinion dan 3rd opinion ke DSA lain yang akhirnya berkeputusan gak perlu diapa-apain.


Tapi baiknya konselor ASI gw ini terus menanyakan perkembangan Ganesh via YM, SMS. Gw sempet agak malu karena tidak menuruti advice nya. Abis gimana dong, Bapaknya keberatan.


Sampai akhirnya, beberapa hari menjelang Pekan ASI Sedunia dimana AIMI juga mengadakan Breastfeeding Fair di Dharmawangsa Square dengan mengundang sang pakar laktasi internasional dari Canada, dr. Jack Newman sekaligus penulis dari buku " The Ulmitamte Breastfeeding Book of Answer", dr. Henny Zainal menghubungi gw via YM.
Intinya apakah gw keberatan kalo Ganesh dengan kasus tongue tie nya diperiksa oleh dr. Jack Newman di depan para konselor ASI lainnya.


Kebetulan gw bukanlah penganut bahwa kekurangan anak gw harus sebisa mungkin ditutup-tutupin, justru gw pengen jadi pelajaran buat ibu-ibu yang lain.
Cuma kadang gw agak malas membicarakannya jika emang cuma buat bahan omongan, atau perbandingan. Jika demi mencari solusi, gw gak keberatan membahas tongue tie dan permasalahan yang dihadapi Ganesh.


Karena ternyata emang bener temen gw kemungkinan menderita tongue tie, semasa bayi emang kesulitan menyusui dan setelah dewasa agak susah melafalkan huruf "R".


Gw diskusi dengan Hani apakah dia keberatan dengan situasi seperti itu, dan Alhamdulillah Hani juga sama pemikirannya seperti gw. Gw pun bilang " ya" ke dr. Heny Zainal.


Karena janjiannya di Hari Senin, maka gw dan Hani pun ambil cuti kemarin. Apalagi gw kurang mengenal daerah Patiunus, tempat janjiannya. malam sebelumnya dr. heny Zainal kembali mengkonfirmasi apakah gw masih bersedia datang untuk datang. Mengingat bahwa mungkin gw akan keberatan dan merasa tidak nyaman jika Ganesh diperiksa dan disaksikan di antara para konselor ASI lainnya.
Tapi gw masih penasaran dengan tongue tie nya Ganesh, dikasih kesempatan untuk bertemu dengan sang pakar laktasi, so mana mungkin dong gw mundur?!


Siang itu gw sempet nyasar cari rumah Mbak Irarosa di bilangan Patiunus. Harusnya gw datang jam 2 siang, eh malah baru ketemu rumahnya sekitar jam 14.15. Hiks!
Sampe di sana ternyata banyak banget para konselor ASI yang sedang mendengarkan presentasi dr. Jack Newman.


Gw sempat mengenali beberapa orang yang hadir di sana. Di antaranya dr. Henny Zainal (ya iyalah doski kan konselor gw!hihihi), Mbak Mia Sutanto (ketua AIMI), Mbak Nia Umar (wakil Ketua AIMI), Mbak Irarosa (empunya rumah), dr. Oetami Roesli, SpA, Prof. dr. Rulina, SpA, IBCLC sama Sophie Novita (ini sih istrinya Pongky Jikustik).
Ada satu orang Bule yang gw pikir pastilah dr. Jack Newman sang pakar laktasi dari Canada itu.


Well, setelah berbasa basi dengan gw dan Ganesh, dr. Jack Newman langsung memastikan yup Ganesh positif tongue tie. Dan untuk bisa menyusui secara normal, tongue tie nya itu harus digunting. Hani awalnya menunjukkan wajah ragu-ragu, namun dr. Oetami Roesli dan Porf.dr. Rulina langsung memberikan penjelasan kepada Hani sehingga Hani pun setuju. Bahkan dr. Jack newman sempat menunjukkan beberapa video proses pengguntingan tongue tie tersebut. Tidak ada pendarahan, dan prosesnya juga tidak ribet. Toh demi kebaikan Ganesh juga kan??


Okay, berasa celeb cilik, proses pengguntingan tongue tie Ganesh dilakukan oleh dr. Jack Newman sendiri. Ganesh sempat dikelilingi oleh para konselor laktasi lainnya. Namun ternyata proses pengguntingan tersebut demikian simple nya sehingga "cetes" bunyi gunting proses pengguntingan tersebut, Ganesh langsung nangis, dan segera gw gendong. Tidak ada pendarahan berarti. Langsung Ganesh Gw gendong dan gw langsung susuin. Tangisannya pun berhenti dan sibuk menyusu. Namun sesekali ngelirik Prof Rul yang duduk di samping gw. Mungkin dia mikir " Ngomongin gw ya??!" hihihi...





Ini foto Ganesh lagi nyusuin dengan diamati oleh dr. Jack Newman dan Prof.dr.Rulina serta mommy nya Ganesh yang somehow posenya kok "Gak Banget". hihihi...


Alhamdulillah, semoga dengan dibebaskannya tongue tie Ganesh ini, kami berdua dapat menyusu kembali dengan benar.
Gw dan Ganesh dapet souvenir dari AIMI berupa buku The Ultimate Breastfeeding Book of Answer yang ditandatangani oleh sang penulis dr.jack Newman dan horrayyy..dapet sling juga dari mamita.


Emang rezeki kali ya, emang gw udah lama kepingin punya buku ini dan beberapa hari sebelum event ini gw emang lagi naksir sling nya punya Depoy yang mirip kayak souvenir ini. Soalnya baby sling Picard bebe yang punya Ganesh ntu asa pegel euuy!
Alhamdulillah...kalo rezeki mah gak kan kemana. hihihi...


Eh, baru sadar kalo Ganesh ternyata mirip Hani ya...
Soalnya Sophie bilang " Ganesh mirip bapaknya banget. Ibaratnya Bapaknya botol, anaknya versi sachetan" yang langsung di-iyain oleh dr. Oetami Roesli, SpA. huhuhu...


Sophie juga sempet bilang ke gw " Gila..keren ya anak loe! Tongue tie nya yang handle pakar laktasi internasional, langsung ditanganin sama dr. Jack Newman..."


hihihi...sungguh pengalaman yang gakkan terlupakan buat gw dan Ganesh tentunya.


Terima kasih buat dr. Henny Zainal, sang konselor laktasi gw, yang terus mendukung dan memberikan semangat buat gw dan Ganesh serta membuat semua pengalaman ini jadi nyata...


Buat para moms yang pengen tetap menyusui namun mengalami kesulitan, plis jangan putus asa dan langsung memutuskan untuk menyerah ya...


Itu juga yang pernah gw alamin dengan Ganesh. Namun mari kita terus berjuang, demi sang buah hati.

14 comments:

  1. TOP BGT dech perjuangan ibu yang satu ini demi ASI...caiyoo Ndah

    ReplyDelete
  2. Wah..salut buat mbak Indah. Anyway, thanks sharingnya. Saya juga ASI Lover jadinya seneng banget baca cerita ibu2 yang berjuang demi ASI untuk buah hatinya. Semoga dik Ganesh bisa lulus ASI 6 th, 1 th sampai 2 th ya. Kalau saya lg berjuang spy Dita bisa dapat ASI sampai 2 th nih. Tetap semangat ya mbak Indah :-)

    ReplyDelete
  3. BunDit,
    Makasih atas dukungannya.
    iya niy, bersyukurlah mommies yang diberikan anugerah bisa menyusui tanpa kesulitan kayak Aku dan Ganesh.
    Aku sampe konsultasi ke Kilinik Laktasi carolus, ke Klinik Laktasi RSB Asih, sampe akhirnya dihandle sama Om Jack yang diimport dari Canada demi bisa memberikan ASI kepada Ganesh.
    Tapi beneran lho, yang aku rasakan bahwa menyusui bukan hanya sekedar menyodorkan payudara and that's it!
    Banyak bonding yang kuat yang aku rasakan antara aku dan Ganesh yang aku rasa kami dapatkan dari hasil menyusui...*melow dot com*

    ReplyDelete
  4. Alhamdulillah seneng ya ganesh sekarang nyucu-nya lebih lancar ama mommy :) Yoi setuju banget lo kok ga pose geto seh bok.. Tapi gak papa ketemu om jack aja udah gaya banget kok..

    ReplyDelete
  5. Iti,
    kayaknya gw emang gak pernah Oks buat photo-photo. hiks!
    Makanya gw jadi engineer, bukan photo model...wakakak

    ReplyDelete
  6. indahhh...waaaa...hebat ketemu dr.jack newman, sejak baca bukunya gw pengen banget bisa konsul sama dia. Eh elo bisa ketemu lagi dan ditanganin sama dia *iri*

    boleh minta email dr.heni?mau banget konsulllll

    -nisha

    ReplyDelete
  7. Huaaa Nisha,
    Sebelumnya selamat ya atas kelahiran putrinya. Capa namanya Nara ya?
    Sama kayak namanya anaknya Dian Bhebhot ya?
    Huhuhu..gw dah lama pengen beli bukunya eh gak taunya kesampean juga pake plus tandatangan si Om Jack.
    Alamat email dr. Heny Zainal nya gw PM ke MP loe ajah ya?
    Gimana ?

    ReplyDelete
  8. iyaaaa pm yaa..ntar lanjut chat di sana deyy :-)

    thx buuuu....

    ReplyDelete
  9. dear mba indah,

    salam kenal...
    kebetulan saya juga sedang menghadapi masalah yang sama dengan mba indah. dr. henny memvonis anak saya tongue tie, namun saya belum melakukan tindakan apapun karena sejujurnya saya tidak tega. kalau boleh tau, apakah setelah dilakukan tindakan terhadap tongue tie, kemampuan ganesh menyusu meningkat? sejujurnya saya senang sekali menemukan blog mba indah ini;) semoga dengan jawaban mba indah, hati saya semakin dikuatkan lagi untuk mengambil keputusan yang Insya Allah terbaik;) thanks sebelumnya ya mba...

    ReplyDelete
  10. @Halo Mbak Inge,
    Wajar kok kalo Mbak Inge sempet gak tega. Aku dan suami pun merasakan hal yang sama. Tapi setelah diyakinkan oleh Prof Rulina, dr. Oetami Rusli dan dr. Jack Newman bahwa proses pengguntingan itu sama sekali gak berdarah dan tidak menyakitkan, aku dan suami pun setuju.

    Seperti yang aku ceritain di postingan aku, prosesnya sama sekali gak menyakitkan kok. Dan kemamuan Ganesh untuk menyusu menjadi membaik.

    Walopun Ganesh akhirnya tetap bukan menjadi bayi ASIX, at least kami sudah mencoba satu jalan yang terbaik untuk anak tercinta. Gak cuma pasrah dan berdim diri. Dan kami toh saat ini tidak menyesal dengan pilihan kami.

    Semua kembali kepada Mbak Inge dan suami. Apapun pilihan Mba Inge, tentunya itu yang terbaik untuk anak bukan?

    ReplyDelete
  11. Baru pulang dari breastfeeding fair di CITO Surabaya, kedengarannya ngeri saat dr. Astri bilang bayi saya -8 months old- positif tongue tie dan harus rujuk ke spesialis bedh mulut..
    Beruntung lho mbIndah langsung ditangani pakarnya..
    Senang bisa baca postingan ini, hati jadi lebih adem,,
    it's not a big trouble to worry..

    ReplyDelete
  12. @ Mbak Astri,
    Aku bersyukur diberi kesempatan ditangani langsung oleh Pak De Jack Newman. Tapi Mbak Astri udah pernah dikasih liat video proses pengguntingan tongue tie itu belon ya? Sebelum digunting sama Pak De Jack Newman, aku ngeliat video so simple dan gak berdarah sama sekali. Tapi gak tau juga deh..
    Apapun keputusan Mbak Astri, semoga yang terbaik buat Dede nya ya...*kecup dari jauh buat Dede nya*

    ReplyDelete
  13. Mommy Ganesh, peluk cium tuk my Teacher "Ganesh" yahh.. Tanpa Ganesh, saya ga akan memahami lebih jauh tentang "Tongue Tie"

    Mba Astrid jg sudah berhasil tertangani dengan keterbatasan yang dimiliki oleh Kami.
    Thank you for sharing yahh..

    ReplyDelete